Yogyapos.com (SLEMAN) – Antonius Yuniarta terpilih menjadi Ketua Guyub Rukun Jogjakarta (GRJ), sebuah komunitas pengemudi taxi online Maximcar melalui ‘kopi darat’ (Kopdar) yang berlangsung, di Desa Edowisata Pancoh, Turi, Sleman.
Kegiatan kopdar ini sekaligus sebagai syukuran memasuki usia ke-2 komunitas yang pada awalnya diinisiasi oleh Mbah Prayit. Diisi dengan sejumlah acara, saling sharing ide, bertukar informasi, hiburan musik, outbond dan membentuk kepengurusan baru.
Ketua GRJ Antonius Yuniarta
Antonius Yuniarta menyatakan berterimakasih kepada seluruh anggota GRJ yang telah memberikan kepercayaan dan amanat sebagai ketua. Atas kepercayaan tersebut, maka dirinya akan berusaha semaksimal mungkin menjaga eksistensi komunitas kearah kemajuan demi kebermanfaatan anggota dalam menjalankan pekerjaannya sebagai pengemudi taxi online.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-kapolda-diy-dengarkan-curhat-warga-di-kawasan-malioboro-9537
“Dengan dukungan semua pengurus dan anggota, tentunya nanti akan kami bawa GRJ sebagai komunitas yang benar-benar bermanfaat bagi anggota. Bahkan dapat berjasama simbiosis mutualisme dengan pihak-pihak terkait,” ujar lelaki yang akrab disapa Anton kepada yogyapos.com, Kamis (26/1/2023).
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-danrem-072pmk-terima-kunjungan-komisi-i-dpr-ri-9529
Anton mengungkapkan, GRJ sekarang memasuki usia dua tahun. Bermula dari grup WhatsApp (WA) yang digagas Mbah Prayit melibatkan beberapa pengemudi MaximCar. Mereka saling berkomunikasi ketika sedang jeda atau istirahat di pinggir jalan atau tempat-tempat lain. Saling tukar informasi terkait kondisi pengguna jasa (penumpang) maupun sekadar obrolan yang ringan-ringan.
Kapolsek Turi, AKP Arif Subakdo || YP-Ismet NM Haris
Dari semula beberapa anggota, kemudian WA Grup tersebut bertambah anggotanya sehingga dilakukan kopi darat. Kopi darat pertama semakin menambah guyub. Kemudian digagas kopi darat kedua bertepatan HUT ke-2.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-kebelet-nikah-malah-ngembat-dua-mesin-penyedot-air-9517
“Dari kopi kedua pada 24 Januari 2023 inilah dihadiri seratusan anggota. Banyak gagasan, banyak masukan, informasi dan semangat untuk berkembang,” katanya.
Disebutkan keberadaan GRJ menjadi penting mengingat para anggota setiap hari berada di jalanan. Banyak risiko yang suatu saat dihadapi dan membutuhkan bantuan antar sesama pengemudi. Mereka tidak berharap menghadapi hal-hal yang tidak tidak diinginkan dan menghambat di jalan. Tapi antisipasi perlu dilakukan.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-gayeng-danrem-ikut-olahraga-bersama-panglima-di-mako-aau-9542
“Misal jika terjadi hal-hal kecil seperti ban bocor, mesin mogok dan sejenisnya saat kondisi sepi di malam hari. Lantas kita mau minta tolong siapa? Nah dengan adanya GRJ maka pertolongan bisa disampaikan,” ujar Anton, mencontohkan.
Anggota GRJ
Sementara itu, Kapolsek Turi Sleman AKP Arif Subakdo menyambut positif keberadaan dan kegiatan GRJ, bahkan diharapkan bisa ikut mensosialisasikan tertib berlalulintas atau berkendara.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-polisi-tangkap-residivis-pencuri-jam-mewah-berkat-sidik-jari-9514
“Silakan kalau mau mengadakan kegiatan lagi di wilayah Turi, asalkan memberi tahu sebelumnya. Mudah-mudahan GRJ dapat berkembang dan bersinergi,” ucap Kapolsek yang kebetulan patroli dan menyambangi tempat berlangsungnya kopdar GRJ.
Kapolsek juga menginformasikan bahwa di wilayahnya terdapat 20 destinasi wisata. Kunjungan wisatawannya merata di semua destinasi tersebut. Hal ini tentu juga bermanfaat bagi anggota GRJ untuk ikut terlibat bersinergi. (Met)
