Kiprah Petani Milenial Sangat Dibutuhkan untuk Pemulihan Perekonomian

share on:

Yogyapos.com (BANTUL) – Pemerintah Kabupaten Bantul mendambakan kiprah para petani milenial untuk percepatan pemulihan perekonomian yang terjadi akibat pandemi Covid-19.

Dambaan tersebut disampaikan Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih saat memnghadiri pengukuhan pengurus Duta Petani Milenial dan Pemantapan KTNA, Perhiptani dan Aspartan, di Aula Pari Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian Bantul, Rabu (8/6/2022).

"Sektor ekonomi terpuruk akibat pandemi Covid-19. Sedangkan pertanian dinilai relalif mampu bertahan. Sehingga melalui sektor pertanian diharapkan para petani menial dapat berperan dalam pemulihan perekonomian di Bantul,” harap Bupati.

Dikatakan, para generasi tua banyak yang hanya jalan di tempat karena akibat minimnya wawasan. Sedangkan para petani milenial relatif lebih memiliki semangat belajar, kreatif dan inovatif. Mereka diyakini dan mampu menjadi pelaku modernitas pertanian yang lebih menguntungkan bagi diri sendiri, kelompok dan juga mampu membantu tugas Pemkab dalam mengurangi kemiskinan yang hingga kini masih belasan persen. 

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul, Joko Waluyo, menyatakan agar para petani milenial bisa kuat maka Dinas ini akan mengefektifkan kinerja para PPL dalam meningkatkan teknologi pertainan kepada mereka. 

"Yang bisa ditempuh para petani kekinian yaitu budissha horgikultura dan lainnya yang bisa memberikan keuntungan yang lebih tinggi,” katannya. 

Harapan senada disampaikan anggota DPRD Bantul dari Fraksi Golkar H Drs Heru Sudibyo SSos MM, dalam semanga ‘Bantul Bangkit’ pasca Covid-19 memang sangat dibutuhkan gerakan menyeluruh terutama oleh kaum milenial melalui berbagai sektor, termasuk pertanian.

“Perlu dilakukan sosialisasi maupun pelatihan-pelatihan kepada kaum muda milenial agar terampil dlam berbagai sektor. Masa depan Bantul berada di tangan mereka, maka mereka harus dibekali ragam keterampilan,” tandas Heru. (Spd)


share on: