Kelompok Perajin Anyaman Pandan Peroleh Dukungan Bu Menteri

share on:
Menteri PPPA, Gusti Ayu Bintang Darmawati SE (kemeja putih) nampak akrab dengan para perajin anyaman pandan, di Pandak, Bantul, Minggu (19/12/2021) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlimdungan Anak (PPPA), Gusti Ayu Bintang Darmawati SE melakukan kunjungan dan berdialog dengan para ibu lansia perajin yang tergabung dalam kelompok Pandan Segara Soropadan, di Kalurahan Caturharjo Kapanewon Pandak Kabupaten Bantul, Minggu (19/12).

Pertemuan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bantul Joko B. Purnomo dan sejunlah Kepala OPD Bantul ini, dimaksudkan ingin mengetahui proses produksi dan kondisi riil serta permasalahan yang dihadapi oleh para perajin dalam menekuni usahanya. 

“Seperti kita ketahui bersama dalam dialog tadi, bisa disimpulkan permasalahan yang dihadapi oleh para perajin dalam melestarikan dan mengembanhkan usanya banyak hal. Itu memerlukan solusinya dan kami juga ikut aktif mencarikannya,” kata Menteri PPPA, Gusti Ayu Bintang Darmawati, kepada pers usai berdialog. 

Pemasalahan pertama adalah tentang ketersediaaan bahan baku pandan masih terbatas, maka memerlukan ketersediaan lahan untuk budaya pandan (bahan baku). Meski kerajinan ini memilik nilai seni dan estitika tinggi,  namun proses produksi lama. Ketiga hasil produksinya relatif murah dan para perajin kesulitan memasarkannya. Misalnya membuat sebuah tas pandan seharga sekitar Rp 30.000 memerlukan waktu produksi sampai 3 hari. 

“Dengn kondisi seperti itu kami dan semua pihak tetmasuk Pemkab Bantul harus berkomitment memberikan jalan keluarnya kepada para perajin ini dan perajin serupa. Kementeian kami bukan kementerian pengekskusi, namun hasil dialog kali ini setidaknya juga akan saya bawa untuk disampaikan ke Pemerintah Pusat dan dinginkan akan ada ekskusinya,” tutur Gusti Ayu. 

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Joko B. Purnomo, dalam sambutannya menyatakan, Pemkab Bantul selalu berupaya supaya pertumbuhan ekonomi di wilayahnya bisa tumbuh dengan kuat. Salah satunya memberdayakan para perajin kerajianan salah satunya pandan. Namun masih banyak kendala. Maka memerlukan peran aktif dari berbagai pihak termasuk dari Kementrian PPPD dan yang lainnya. 

“Bantul cukup berpotensi di bidang industri kerajinan. Sumber daya manusianya  bidang seni kerajinan juga mumpuni, namun masih memerlukan adanya bantuan kemudahan dalam memasarkan produk. Ini diharapkan pangsa pangsa pasar bisa lebih luas dan mudah,” ungkap Joko. 

Para perajin anyaman pandan Kelompok Pandan Segara Soropadan Caturharjo adalah para ibu lansia, menjadi perajin sejak usia remaja dan kini anggotanya ada puluhan orang. Mereka mengaku merasa senang bisa berdialog dengan Menteri dan Wakil Bupati. Pada kesempatan ini mereka juga mendapatkan bantuan bingkisan dari menteri ini. Selain itu Menteri Gusti Ayu Bintang juga membeli puluhan kerajinan pandan. (Spd)

 

silakan tonton vidieonya:

 


share on: