Kejari Selidiki Dugaan Korupsi Dana Desa Kalurahan Getas

share on:

Yogyapos.com (GUNUNGKIDUL) - Kasus dugaan penyelewengan dana Dana Desa (DD) Kelurahan Getas, Kapanewon Playen  tahun anggaran 2020 terus diusut oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul dan kini dalam tahap penyelidikan, dugaan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara senilai kurang lebih Rp 1 miliar.

Sejauh ini, terang Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Gunungkidul, Andy Nugraha SH, pihaknya tengah mengembangkan kasus dan mengumpulkan sejumlah bukti dan meminta keterangan saksi-saksi.

"Kita sedang melaksanakan penyelidikan terkait penggunaan dan pengelolaan anggaran pendapatan belanja Kelurahan Getas pada tahun anggaran 2020,"terang Andy kepada yogyapos.com melalui pesan singkat, Jumat (28/5/2021).

Dikatakannya, pihak penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dengan meminta keterangan kepada Perangkat Kelurahan, Badan Bermusyawaratan Kalurahan (BPKal) dan Lurah setempat selain itu juga dilakukan pengumpulan alat bukti.

"Sedang kita dalami terkait adanya penggunaan  dana desa bagi kegiatan pembangunan yang dananya mencapai lebih kurang Rp 1 miliar. Alokasi anggaran tersebut difungsikan untuk kegiatan pembangunan konstruksi jalan usaha tani dan talud lapangan milik kalurahan," ungkapnya. (Opo)

 


share on: