Kapolda DIY: Mahasiswa Korban Terbanyak Penipuan

share on:
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan  mengunjungi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta dalam acara Jumat Curhat Polda DIY, Jumat (1/12/2023) || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Mahasiswa menjadi salah satu sasaran pelaku kejahatan penipuan, bahkan tercatat menjadi korban terbanyak di Yogyakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan disela mengunjungi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta dalam acara Jumat Curhat Polda DIY, Jumat (1/12/2023). 

BACA JUGA: Di DIY, Laskar PPP Optimis AMIN Menang 57 Persen

Acara tersebut dihadiri oleh Rektor UPN Veteran Yogyakarta Prof Dr Mohamad Irhas Effendi MSi, Pejabat Utama Polda DIY dan Kapolresta Sleman dan mahasiswa UPN VeteranYogyakarta. 

Dalam paparannya, Kapolda DIY mengatakan bahwa mahasiswa merupakan korban terbanyak kasus penipuan di Yogyakarta. 

BACA JUGA: Polisi Belum Perlu Menahan Firli Bahuri

“Hal inilah yang menjadi dasar kami untuk mendatangi kampus dan ini kampus pertama yang kami datangi dalam acara Jumat Curhat,” kata Irjen Suwondo.

Kapolda berpesan kepada mahasiswa untuk tidak mudah tertipu baik secara langsung ataupun online. Jika menemukan masalah jangan asal mengambil langkah, bisa meminta bantuan rektor maupun dosen untuk penyelesaiannya, pihak Kepolisian siap untuk membantu.

“Apabila belum selesai, kami Polda DIY siap menerima dan membantu menyelesaikan semua permasalahan yang dialami mahasiswa,” tandasnya.

BACA JUGA: 270 PNS Sleman Memasuki Purna Tugas

Selain perihal materi hukum,  peserta juga menyinggung perihal kampanye Pemilu 2024, dan langsung mendapatkan tanggapan dari orang nomor satu di Polda DIY tersebut.

“Untuk kampanye, kami koordinasikan dengan KPU terkait jadwalnya, kemudian nanti akan kami infokan H-2 di media sosial kami,” tambahnya. 

Irjen Suwondo juga menambahkan mengenai knalpot brong, sudah dikoordinasikan dengan Polres dan Polresta jajaran untuk melakukan penindakan. “Penindakan sudah berjalan Polres dan Polresta Jajaran dengan target minimal 25 knalpot brong per hari,”sebutnya. (*/Opo)

 

 

 

 

 


share on: