Kampanye Terbuka Paslon AMIN akan Berlangsung di Stadion Kridosono

share on:
Wakil Deputi Teritorial Pemenangan Timnas AMIN Dr Untoro Hariadi (tengah) dalam sebuah acara didampingi Satrawan Mustofa W Hasyim || YP-Dok.Redaksi

Yogyapos.com (YOGYA) - Tim Kampanye Daerah (TKD) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) mengusulkan kampanye terbuka di dua lokasi. Harapannya capres-cawapres Koalisi Perubahan nomor urut 1 hadir menyapa para pendukungnya.

Wakil Deputi Teritorial Pemenangan Timnas AMIN Dr Untoro Hariadi mengungkapkan, TKD AMIN DIY bersama perwakilan simpul relawan AMIN sudah saling berkoordinasi membahas rencana kampanye terbuka. Dari dua koordinasi tersebut dua lokasi diusulkan menjadi tempat pengerahan massa secara besar-besaran.

BACA JUGA: Eksplorasi One UI 5.1 di Galaxy M34 5G Biar Hape Makin Gacor

“Rencana di dua lokasi, Kota Yogyakarta dan Bantul. Yang Kota kemungkinan di Stadion Kridosono, untuk Bantul masih dibahas lebih lanjut, yang jelas sudah kami usulkan dua lojkasi ke Timnas AMIN,” kata Untoro seperti dilansir KBA News, Jumat (8/12/2023).

Menurut dia, sesuai jadwal KPU, sejak 28 November 2023 sebenarnya sudah mulai masa kampanye. Namun, hingga akhir Desember ini masih kampanye terbatas atau digelar di ruangan tertutup. “Kampanye terbatas itu maksimal dihadiri 3.000 orang, misalnya digelar GOR dibatasi 3.000 orang, sisanya boleh di luar ruangan. Itu masih bisa,” jelasnya.

BACA JUGA: Dua Lurah Mewakili 'Paman Usman' Melaporkan Ade Armando ke Polda DIY

Sedangkan kampanye terbuka digelar pada awal Januari. Jumlah massa yang hadir tidak dibatasi. Semakin banyak yang hadir semakin bagus, namun tetap harus tertib. “Kami yakin relawan, pendukung, dan simpatisan pasangan AMIN bisa tertib,” tegasnya.

Alumni UGM Yogyakarta ini mengungkapkan, kehadiran Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar saat kampanye terbuka dipastikan akan membangkitkan relawan dan pendukung semakin bersemangat untuk memenangkan duet aktivis semasa mahasiswa ini. “Ya itu pasti, bisa mendongkrak elektoral juga,” ungkapnya.

Untoro pun optimistis pasangan dwitunggal AMIN bisa meraih suara terbanyak di Yogyakarta. Apalagi, relawan AMIN sudah menyebar di berbagai daerah dengan latar belakangnya beragam. Segmennya heterogen, ada yang tua atau pensiunan hingga gen Z. “Di tingkat nasional pun, kami optimistis menang, di Yogyakarta targetnya menang 57 persen,” tegasnya.

Dosen Universitas Janabadra Yogyakarta ini mengakui, secara nasional ada beberapa daerah basis dukungan berbeda, ada yang gemuk dan kurus. “Basis yang masih kurus ini menjadi prioritas kita, lebih intensif turun ke bawah. Namun basis yang sudah gemuk tetap dipertahankan, syukur bisa ditingkatkan,” ungkapnya. (*)

 


share on: