Yogyapos.com (SLEMAN) - Kodim 0732/Sleman membuka Bazar TNI menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 di Taman Kuliner Pandowoharjo Kapanewon Sleman, digelar serentak secara nasional akan berlangsung selama dua hari, 2 - 3 April 2024.
Acara dibuka oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Bambang Ismawan secara virtual, Selasa (2/4/2024) diikuti semua satuan jajaran TNI seluruh Indonesia.
BACA JUGA: Kejati dan IAD DIY Gelar Bazar, Paket Sembako Ludes Terjual
Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Arm Danny A.P Girsang menuturkan bazar bertujuan untuk membantu masyarakat juga prajurit TNI mendapatkan bahan kebutuhan sembako dan produk UMKM menjelang Idul Fitri, tentu harganya lebih murah dan terjangkau jika dibandingkan dengan harga di pasaran.
“Pada bazar ini menyediakan kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat terutama saat menjelang lebaran, juga mengantisipasi inflasi di daerah,” ujar Letkol Arm Danny.
BACA JUGA: Kunjungan Unsur KPK ke Pemkab Sleman Lakukan Pemantauan dan Supervisi
Dijelaskan, dalam kesempatan ini TNI mengandeng sejumlah mitra, diantaranya Bulog serta pelaku UMKM, industri kreatif dan kalangan swasta. Dalam hal ini Bulog menyediakan beras dengan total 6 ton untuk kebutuhan 17 Kapanewon/ kecamatan di Sleman.
“Pembelian (beras) kita batasi, agar masyarakat tidak melakukan pemborongan, sesuai kuota yang tersedia yakni sebanyak 50 kupon per kecamatan, jadi ada 850 kupon,” tandasnya.
BACA JUGA: Lagi, Satu Tersangka Korupsi PMI Yogya Ditahan
Dirinya berharap digelarnya bazar dapat membantu masyarakat menghimbau untuk tidak panik terkait ketersediaan kebutuhan bahan pokok.
Acara dibuka oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Bambang Ismawan || YP-Eko Purwono
“Tidak usah panik, tidak usah khawatir, manfaatkan komoditas sembako yang ada, dari Pemkab Sleman juga menyampaikan semuanya masih dalam kendali baik stok pangan maupun kebutuhan lainnya,” pungkasnya.
BACA JUGA: Seorang Mahasiswi di Yogya Gantung Diri, Tinggalkan Surat Kecewa Diputus Cinta
Salah satu warga Kalurahan Pandowoharjo, Ny Mujiyati mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar TNI, dia mencontohkan untuk harga beras lebih murah dibandingkan harga pasaran.
“Sangat terbantu sih, soalnya kalau beli di luar harga per kilo rata-rata Rp 15.000, kalau di bazar ini hanya Rp 10.500,” ungkap Mujiyati.
Dia berharap agar kegiatan serupa lebih digencarkan sosialisasinya sehingga informasinya dapat menjangkau masyarakat lebih luas lagi.
“Kalau bisa informasi soal kupon masuk ke kampung-kampung, kalau ini kayaknya hanya yang kenal-kenal saja yang dapat kupon, kalau saya dapat kupon karena suami ada kenalan orang Kodim,” tuturnya. (Opo)
