JCW Minta Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi GOR Cangkring, Kembangkan ke Tersangka Lain

share on:
Baharuddin Kamba || YP-Dok

Yogyapos.com (YOGYA) - Penyidikan dugaan kasus korupsi pada pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Cangkring di Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta diharapkan tidak berhenti pada dua orang tersangka. Sejauh ini baru ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus GOR Cangkring Kulonprogo oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulonprogo. 

Harapan tersebut disampaikan aktivis Jogja Corruption Watch (JCW)Baruddin Kamba, bahkan pihaknya Kejari Kulonprogo untuk menelusuri potensi keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan korupsi pada pembangunan Gedung Olahraga (GOR) di Kabupaten Kulonprogo DIY dengan anggaran mencapai Rp 13,4 miliar yang bersumber dari APBD Kulonprogo tahun 2019 dan sebesar Rp. 98 juta berasal dari APBD Kulonprogo tahun anggaran 2018.

“Kejari Kulonprogo DIY jangan hanya berhenti pada dua tersangka yakni RS selaku pejabat di Disdikpora Kulonprogo yang bertanggungjawab terhadap proses penganggaran dan pembangunan GOR Cangkring dan AN perusahaan perencanaan pembangunan,” tegas Baharuddin, Kamis (25/11/2021).

Di sisi lain, Baharuddin juga menyatakan JCW meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan supervisi terhadap proses penyidikan kasus GOR Cangkring Kulonprogo ini.

“JCW dalam waktu yang tidak terlalu lama akan mengirimkan surat secara resmi kepada KPK agar melakukan supervisi sesuai kewenangan yang diberikan,” pungkasnya. (*) 


share on: