Yogyapos.com (SLEMAN) - Musik merupakan bahasa universal sebagai penyampai pesan baik pesan isu sosial, politik, lingkungan, pendidikan, keluarga, cinta, hingga spirit kehidupan sehingga bisa diterima sejumlah kalangan.
Pesan-pesan dalam lagu diwujudkan melalui lirik lagu atau tembang yang disajikan melalui video klip kemudian diviralkan contohnya melalui sosial media. Seperti halnya yang dilakoni salah satu musisi lokal asal Sleman, Eko Syailendra (43) dengan menciptakan tembang ‘Embung Mororejo’.
BACA JUGA: Terduga Pembunuh Perempuan Muda di Kotabaru Sedang Diboyong dari Jabar ke Yogya
Kreativitas meracik lirik ini diinspirasi atas keindahan sebuah bangunan irigasi pengairan yang dinamai Embung Mororejo terletak di wilayah Kalurahan Mororejo, Kapanewon Tempel Kabupaten Sleman, DIY.
Eko Syailendra pencipta tembang Embung Mororejo || YP-Eko Purwono
“Kebetulan juga istri saya bernama Dinda Syailendra merupakan warga asal Plumbon Lor Kalurahan Mororejo, maka saya coba untuk menciptakan tembang Embung Mororejo, sekaligus isteri sebagai vokalis,” kata Eko, Kamis (14/3/2024).
BACA JUGA: Kemenhub Kembali Terapkan Pembatasan Angkutan Barang Selama Libur Lebaran, Ini Penjelasannya
Menurut Eko, lahirnya tembang Jawa berjudul Embung Mororejo merupakan hasil kolaborasi dirinya bersama rekan sesama musisi, termasuk peran sutradara dalam proses produksi video klip, dengan view pemandangan alam sekitar embung.
“Syair dibuat oleh teman seniman juga sutradara satu kampung dengan istri saya bernama Bapak Sudharta, lantas kita buat aransemen, kita buat lagu Embung Mororejo,” kata pria pemilik akun YouTube Syailendra Jogja Official ini.
Warga Jambon lll Banyurip RT 09 RW 10 Margoagung Seyegan ini mengaku gemar terhadap musik sejak remaja, inilah yang menjadi menjadi modal dirinya terjun di dunia seni telah digelutinya sejak tahun 2009. Sejumlah karya musik telah berhasil ditorehkannya.
BACA JUGA: Bareskrim Polri Ungkap 10 Kasus Narkoba Besar, 430 Kilogram Sabu Disita
Saat ini dirinya didapuk sebagai Ketua Komunitas Entertainment dan Seniman (Kontes) Kabupaten Sleman, sebuah wadah dari seniman seniwati dan para pelaku entertainment di Sleman yang didirikan pada 2 September 2012.
“Bismillah lagu ini kami persembahkan spesial buat warga Tempel, khususnya warga Mororejo, sangat indah dan enak didengar, semoga bisa diterima masyarakat,” tuturnya.
Salah satu spot istmewa Embung Mororejo || YP-Eko Purwono
Salah satu warga Tempel, Ananda Dzaky AP menyatakan apresiasi kepada pencipta tembang Embung Mororejo, dia berharap hal ini bisa memotivasi seniman lain untuk berkarya, sekaligus melalui lagu ini bisa lebih mengenalkan keberadaan obyek wisata Embung Mororejo.
“Bagus dan kreatif, ini bagian dari promosi keberadaan obyek wisata Embung Mororejo, semoga bisa menginspirasi seniman -seniman yang lain,” ujar Dzaky. (Opo)
Berikut ini lirik lagu 'Embung Mororejo' karya Eko Syailendra :
Sumulir angin wayah sore
Tak rasakake Karo lungguh Dewe
Tak sawang" srengenge
Alon" ku Ning sumunare
Dek biyen kae aku lan slirane
Sesandingan Ono papan kene
Tak tulis Ono watu Gedhe
Kabeh opo sing tak rasakake
BACA JUGA: Ditabrak Mobil dari Belakang, Seorang Pemotor Meninggal Dunia
Reff:
Ono embung Mororejo
Ono kene AQ nguntapake roso
Ono embung Mororejo
Ono kene Kowe ngucapke Prasetyo
Setyo selawase...
AQ ugo tresno sak patine {}
