Indonesia Terapkan Strategi Kepemimpinan Terarah dalam Transformasi Digital

share on:
Wamenkominfo Nezar Patria || YP-Humas Kominfo

Yogyapos.com (JAKARTA) - Kepemimpinan terarah menjadi strategi dalam transformasi digital Indonesia dalam menentukan posisi bangsa dan menghadapi tantangan persaingan geopolitik global yang makin ketat.

“Inilah pentingnya leadership. Bahwa strategi transformasi digital di Indonesia itu harus memikirkan geopolitik pengembangan teknologi yang ada di dunia, dan di mana posisi Indonesia,” ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria, dalam keterangannya terkait Bedah Buku ‘Kepemimpinan dan Perdamaian’ di Kantor Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Jakarta, seperti dilansir InfoPublik, Jumat (7/6/2024).

BACA JUGA: Pangdam IV/Diponegoro Tutup TMMD Reguler ke-120 di Wonosobo

Menurut Nezar Patria, kepemimpinan yang terarah dan visioner akan menjadikan Indonesia berpeluang besar untuk memimpin inovasi dan pengembangan teknologi di tingkat global. 

“Indonesia harus bergerak dari sekadar pengguna teknologi menjadi pemain aktif dalam pengembangan teknologi global,” tuturnya.

Nezar Patria mengatakan, dalam penerapan strategi itu, Indonesia harus memanfaatkan berbagai peluang besar yang ada, seperti bonus demografi.

BACA JUGA: Di Sleman Harga Ternak Kurban Stabil, Tersedia 8.450 Ekor Sapi

Dalam hal itu dia merujuk data proyeksi World Economic Forum (WEF), yang menyebutkan pada 2030 mendatang, hampir 60 persen dari populasi Indonesia akan berada dalam usia produktif. 

“Usia antara 17 hingga 45 tahun diperkirakan mencapai hampir 40 persen, dan jika diperluas hingga usia 65 tahun, jumlahnya bisa mencapai 60 persen. Momentum ini bisa bertahan sekitar 20 hingga 30 tahun. Setelahnya, kita mengalami decline secara populasi,” jelas Wamenkominfo.

Oleh karena itu, Nezar Patria menyatakan pemerintah akan berupaya memanfaatkan bonus demografi ini secara optimal dengan strategi yang tepat.

BACA JUGA: LBH Aryawiraraja: Pungli Oknum Lapas Cebongan Mencapai Rp 1,1 Miliar Plus Kekerasan Fisik

“Posisi Indonesia dalam peta teknologi dunia 10 tahun ke depan sangat ditentukan oleh keputusan strategis yang kita ambil saat ini, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia dan teknologi,” ungkap dia.

Wamenkominfo juga mengatakan, penguasaan teknologi tidak sekadar aspek infrastruktur teknologi saja, namun mencakup modal manusia. 

“Kita harus memastikan bahwa sumber daya manusia kita siap menghadapi tantangan teknologi masa depan,” pungkas Nezar Patria. (*)

 

 


share on: