Hebat! Minat Berasuransi Meningkat Saat Pandemi

share on:
Head of Corporate Communications & Event Management PT AXA Mandiri Financial Services, Luile Sawitri || YP-Sulistyawan Ds

Yogyapos.com (JAKARTA) - Masa pandemik ternyata berdampak positif terhadap bisnis asuransi. Ketika vaksin dan obat Covid-19 belum ditemukan, masyarakat memilih untuk menjaga diri dengan asuransi. Salah satu alasannya karena masyarakat melihat biaya perawatan bagi pasien Covid 19 sangat tinggi. 

Head of Corporate Communications & Event Management PT AXA Mandiri Financial Services, Luile Sawitri mengungkapkan, pandemi yang melanda beberapa negara termasuk Indonesia berdampak pada pola pikir masyarakat termasuk kesadaran berasuransi. Hal itu ditunjukkan dengan adanya tren kenaikan jumlah nasabah yang terus meningkat dari hari kehari. Salah satu alasan sehingga masyarakat merasa perlu berasuransi karena melihat biaya perawatan Covid yang sangat mahal . 

“Biaya rawat Covid itu sangat mahal. Kemarin ada nasabah kita yang mengajukan klaim untuk perawatan rumah sakit selama 3 Minggu  biayanya diatas 350 juta. Bagi pasien yang tidak mendapat bantuan biaya pemerintah tentu jumlah tersebut sangat besar,” ujar Luile dalam Diskusi Daring dengan Forum Wartawan Ekonomi DIY via aplikasi Zoom, Selasa (17/11/2020).

Selanjutnya Luile mengungkapkan, sebagai Lembaga yang bergerak dalam perlindungan resiko jiwa dan Kesehatan Axa Mandiri memberikan perlindungan kepada nasabah  berupa pengantian biaya perawatan Kesehatan, pertanggungan meninggal dunia, serta persiapan keuangan jangka panjang. Bahkan terhadap para nasabah yang terkena Covid sekarang ini, Axa Mandiri juga telah membayar klaim atas perawatan Kesehatan dari para nasabahnya. 

Sampai bulan Agustus 2020 lalu, Axa Mandiri telah membayar klaim  nasabah yang terpapar Covid sebesar Rp.13 Milyard.  Selain meliputi biaya perawatan, jumlah tersebut juga termasuk klaim meninggal dunia akibat Covid-19.

Ditegaskan Luile, selama masa pandemic ini, Axa Mandiri memberikan prioritas layanan terhadap nasabah yang terpapar Covid. Selain memberikan kemudahan dalam klaim, Axa Mandiri juga melengkapi dengan layanan konsultasi gratis, pengantaran obat ke rumah, periksa, tes laboratorium di rumah serta membantu dalam mengatur janji bertemu dokter. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk perlindungan maksimal terhadap nasabah.

“Selama masa Covid ini yang sedang tren pada kami  adalah telekonsultasi. Karena itu kita melengkapi fasilitas layanan dengan berbagai macam platform agar nasabah atau calon nasabah dapat secara maksimal memperoleh informasi tanpa harus bertatap muka secara langsung,” ujar Luile.

Selain fokus pada layanan proteksi nasabahnya, Axa Mandiri bekerjasama dengan Bank Mandiri juga focus dalam kegiatan sosialiasi pencegahan Covid serta pemberian santunan terhadap tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19. Adapun jumlah santunan yang diberikan kepada para tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 sampai saat ini sudah mencapai sekira Rp.1 Trilyun. Meski demikian Luile berharap agar selama masa pandemic, masyarakat tetap menjalankan protocol kesehatan secara disiplin sehingga penularan virus dapat diantisipasi.  (Sulistyawan Ds)

 

 

 

 


share on: