Halal Bihalal Trah Mbah Kasan Dikromo, Harmoni Dalam Kebersamaan

share on:
Pendiri dan pengurus Trah Mbah Kasan Dikromo || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Ratusan anggota keluarga Trah Mbah Kasan Dikromo menghadiri Halalbihalal 1447 H, di Dusun Karanggawang RT 5, Kalurahan Mororejo, Kapanewon Tempel, Sleman, Minggu (5/4/2026).

BACA JUGA: Jenazah Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon Telah DImakamkan di TMP Kulonprogo

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Siti Khotijah berlangsung hangat dan penuh keharuan, diikuti sekitar 300 peserta, mereka berasal dari wilayah Solo, Magelang, Kota Yogyakarta dan dan Kabupaten Sleman. Ada pula anggota yang bermukim di Tangerang.

BACA JUGA: Keren! Serah Terima Ketua RT 08 Krapyak Berlangsung di Obwis Karangbolong Kebumen

Tradisi syawalan atau halalbihalal bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi juga momen penting untuk refleksi, saling memaafkan, serta mempererat tali persaudaraan. Pada kesempatan tersebut dilakukan pula pembacaan ikrar yang dipandu oleh Asrofi, dilanjutkan tausiah oleh Ustazah Nur Ahmad.

BACA JUGA: Danrem 072/Pmk Pimpin Upacara Penerimaan Jenazah Dua Prajurit TNI Yang Gugur di Lebanon

Salah satu pengurus Trah Mbah Kasan Dikromo, Margono mengatakan, kegiatan pertemuan ini merupakan agenda rutin setiap empat bulan sekali, acara kali ini bertepatan momen Idulfitri 1447 H, dengan mengusung tema "Harmoni dalam Kebersamaan, Indahnya Halalbihalal.

BACA JUGA: Living Law: Ikhtiar USHP FH UJB Menjawab Tantangan Hukum Perdata Kontemporer

"Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, karena ini momen Lebaran sekaligus menjadi  ajang saling memaafkan," ujar Margono.

Diungkapkan, dengan dibentuknya paguyuban trah, ia berharap dapat menyatukan kembali keturunan leluhur yang sudah tersebar di berbagai wilayah agar bisa saling mengenal dan mempererat tali silaturahmi.

BACA JUGA: Danrem Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono SSos MSi MSc Hadiri Syawalan Kadin DIY

"Keberadaan paguyuban trah ini diharapkan menjadi wadah untuk menanamkan rasa persaudaraan yang kuat antar generasi, mulai dari yang tertua hingga yang muda," tuturnya. (Eko Purwono)

 

 

 


share on: