Hakim Tolak Praperadilan karena Pokok Perkara Sudah Disidangkan

share on:
Hakim membacakan putusan menolak praperadilan karena pemohon sudah berstatus terdakwa || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Hakim tunggal PN Sleman, Adhi Satrija Nugroho SH akhirnya memutus menolak praperadilan yang diajukan Sumardiyono terhadap Kapolsek Gamping, Senin (26/10/2020).

Penolakan hakim berdasarkan fakta, pokok perkara sudah dilimpahkan ke pengadilan dan masuk dalam tahap persidangan. Pemohon sekarang dalam posisi sebagai terdakwa penganiayaan sebagaimana diatur dan diancam Pasal 80 ayat 1 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Karena pokok perkara sudah disidangkan, permohonan praperadilan dinyatakan ditolak,” tegas hakim.

Atas putusan itu, tim kuasa hukum pemohon terdiri Elvira Ekawati SH Cme dan Norman Ramadhan SH dalam sidang terpisah atas diri pemohon yang kini berstatus terdakwa Sumardiyono. Sedangkan tim kuasa hukum Termohon terdiri AKBP I Made Kusumajaya SH SIK, AKBP Suryatama Nugraha SH, Kompol I Ketut Witera SH, AKP Suwardi SPd SH, Iptu Agus Sudiarto SH, Haryo Dhanendro SH dan Bripka Arum Sari SH menyambut baik putusan hakim.

Mereka tetap pada kesimpulannya berdasarkan fakta, bahwa kliennya telah melakukan pekerjaan secara profesional dan proporsional dalam hal melakukan penangkapan terhadap pemohon sesuai prosedur perundang-undangan yang berlaku.

Penangkapan terhadap pemohon pada 22 Juli 2020 itu dilakukan atas laporan korban penganiayaan. Kemudian dilakukan serangkaian penyelidikan dan berdasarkan Surat Nopol: Sp Kap/16/VII/2020 tanggal 22 Juli 2020/Reskrim. Dilanjutkan penyidikan dan disertai dua alat bukti yang sah, sehingga dilakukan penahanan berdasarkan surat No Pol: SP.han/228/VII/2020/Reskrim. Bahkan dalam proses penyidikan tak ada intimidasi terhadap pemohon sebagaimana disampaikan tim pengacara pemohon dalam permohonan praperadilan. (Agn)


share on: