Gugatan Dana Hibah Persib: Banding Ditolak, Halim Nyatakan Belum Baca Salinan Putusan

share on:
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul, masih menunggu salinan putusan resmi dari Pengadilan Tinggi (PT) Yogyakarta, terkait dengan adanya perkembangan gugatan dana hibah Persiba yang diajukan oleh mantan Bupati Bantul yang juga Ketua Umum Persiba, Drs H Muhammad Idham Samawi kepada Pemkab Bantul.

Informasi kepada yogyapos.com belaum lama ini menyebutkan, Majlis Hakim diketuai Heru Irianto dengan Hakim Anggota Widayato dan Suprapto dalam putusannya tertanggal 30 Maret 2021 telah memutuskan menolak banding yang diajukan Idham Samawi terkait gugatan pengembalian dana hibah Persiba ke Kas Umum Daerah Kabupaten Bantul senilai Rp 11,6 Miliar.

Gugatan ditujukan kepada Pemkab Bantul semasa kepemimpinan Bupati Drs Suharsono yang saat itu diketahui tidak mau mencairkan dana dimaksud.

Menanggapi hal itu, Bupati Bantul yang baru H Abdul Halim Muslih menyatakan, pihaknya mensikapinya dengan biasa saja dan itu normatif.

“Apapun dan bagaimana pun itu hak Pengadilan Tinggi Yogyakarta. Jadi kami biasa dan sederhana saja mensikapi putusan tersebut,” katanya, datar, Jumat (9/4/2021).     

Respon datar juga disampaikan Kepala Bagian Hukum Pemkab Bantul, Suparman, bahwa hingga kini pihaknya belum memperoleh dan masih menunggu salinan putusan resmi dari Pengadilan Tinggi Yogyakarta. “ Karena belum menerima salinan putusannya, kami belum bisa banyak komentar tentang hal itu,” kata Suparman.

Sementara itu, Idham Samawi, ketika dihubungi oleh  media melalui Whats App, menyatakan pihaknya tidak akan banyak bermomentar. Hal ini jika berkomentar, karena sudah menyerkan kepada tm Penasehat Hukumnya.

Terpisah, Mustofa SH selaku Kuasa Hukum Idham Samawi, mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima tentang salinan keputusan resmi dari PT Yogyakarta tentang hal penolakan banding kliennya.

Berdasarkan catatan yogyapos.com, gugutan pengembalian dana hibah ini pernah diajukan Idham melalui PN Bantul. Namun majelis hakim diketuai Sujono SH dalam putusannya tanggal 15 Oktober 2020 memutus menolak. (Supardi/Met)

     

 


share on: