Gubernur DIY: Fashion Penuhi Syarat Jadi Ribbon Pertumbuhan Ekonomi

share on:
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X potong tumpeng pembukaan Festival Teras Malioboro, Selasa (7/2/2023) || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan, terkait fashion di Teras 1 maupun Teras 2, mulai tahun ini fashion harus konsisten sebagai strategi penjualan karena memenuhi syarat untuk menjadi ribbon pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta. 

Pernyataan tersebut disampaikannya saat membukaan Festival Teras Malioboro bertajuk ‘1 th Edipeni Loh Jinawi’, di Teras Malioboro 1, Yogyakarta, Selasa (7/2/2023). 

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pdin-yogya-segera-beroperasi-sultan-sarankan-pengerjaan-secara-profesional-9636

Hadir pada kesempatan itu, Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Hotlan Maratua Gurning SIP mewakili Danrem 072/Pamungkas, Sekretaris Daerah DIY Drs Raden Kadarmanta Baskara Aji, Pj Walikota Yogyakarta Suharno, Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Aman, Kapolsek Gondomanan Kompol Abdul Jalil, Anggota Komisi B DPRD DIY Rb Dwi Wahyu, Kadis Koperasi dan UMKM Ir Srie Nurkyatsiwi dan jajaran UPT Pemprov.

“Kita tingkatkan fashion sebagai potensi strategi penjualan karena fashion memenuhi syarat untuk menjadi ribbon pertumbuhan  ekonomi di Yogyakarta,” tegas Gubernur.  

Kasrem 072/Pmk Kolonel Inf Hotlan Maratua Gurning SIP ikut saksikan pembukaan Festival Teras Malioboro || YP-Ist

Gubernur lebih jauh menyampaikan, pemerintah pusat bekerjasama dengan pemerintah kota Yogyakarta akan meningkatkan tempat desain center, untuk sementara ini produk fashion berasal dari kayu dan logam. Nantinya akan ada training fashion dari asosiasi fashion di Yogyakarta sebagai organisasi untuk meningkatkan kapasitas dengan harapan fashion bisa memberikan pertumbuhan ekonomi bagi Yogyakarta yang lebih besar untuk tumbuh dan berkembang.   

BACA JUGA:  https://yogyapos.com/berita-128-peserta-ikuti-pendidikan-bintara-polri-di-spn-selopamioro-9642

Dalam perkembangan nantinya Teras Malioboro 2 akan pindah bergabung dengan Teras Malioboro 1, tetapi dengan menggunakan tanah yang sebelah kiri Teras Malioboro 1 yang berada di belakang, selain itu kami juga akan memulai galeri Malioboro untuk tahun berikutnya bersamaan dengan selesainya kantor DPRD yang akan pindah di Melati Sleman. Sedangkan gedung DPRD akan dijadikan Taman Budaya sehingga kawasan itu akan dikembangkan menjadi kawasan budaya di Malioboro. 

“Semoga ini bisa kita lakukan sesuai jadwal yang sudah direncanakan selama 5 tahun, sekali lagi selamat ulang tahun kepada Teras Malioboro semoga sukses dengan kebersamaan karena memang kebersamaan itu kekuatan kita dalam menumbuhkan ekonomi,” pungkasnya.

Festival Teras Malioboro ditandai dengan penyerahan Akta Koperasi Teras Malioboro Dadi Siji secara simbolis kepada pengurus koperasi, penyerahan beasiswa Anak Tenant kepada 12 siswa/siswi berprestasi, peresmian Anjungan ‘Pusat Informasi Digital Teras Malioboro’ dan pemotongan tumpeng oleh Gubenur DIY serta dimeriahkan dengan hiburan Dagelan RT/RW X Punokawan bintang tamu Marwoto, Rio Srundeng, Tere Sotil dan kesenian tari. (*/Met)

 


share on: