Generasi Muda Sebagai Pilar Kesatuan Bangsa di Era DIgital

share on:
Pembinaan Wawasan Kebangsaan bagi generasi muda dengan tema “Generasi Muda sebagai Pilar Persatuan Bangsa di Era Digital

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Kesa tuan Bangsa dan Poltik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, menggelar kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan bagi generasi muda dengan tema “Generasi Muda Sebagai Pilar Persatuan Bangsa di Era Digital " selama dua hari, di Joglo Karyantaran, Temuwuh Lor, Balecatur, Gamping, Sleman, Selasa-Rabu (7-8/4/2026).

BACA JUGA: Pemerintah Beri Sanksi Teguran Resmi ke Google agar Patuhi PP Tunas

"Kami menyampaikan apresiasi  antu siasme para peserta, serta menilai bahwa generasi muda yang ada wilayah Ganping ini, memiliki potensi besar di dalam menjaga persatuan bangsa di tengah  tantangan era digital yang semakin kompleks," kata  Ketua Tim Kerja Wawasan Kebangsaan Badan Kesbangpol Sleman, Dwijo Anggono.

BACA JUGA: Danrem 072/Pamungkas Sambut Kedatangan Presiden RI di Lanud Adisutjipto

Menurutnya, menuju Indonesia Emas 2045, generasi muda diharapkan benar-benar siap menghadapi berbagai tantangan. Gamping sebagai wilayah perbatasan memiliki dinamika persoalan yang beragam, namun juga menyimpan banyak peluang positif.

Dalam kegiatan yang diikuti 75 peserta ini, Dwijo juga mengatakan pentingnya komitmen generasi muda dalam menjaga empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, dengan  nilai-nilai tersebut, harus terus diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam aktivitas di ruang digital.

BACA JUGA: Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Mobil Komersial Listrik di Magelang

Dalam kegiatan tersebut, hadir dua narasumber yang memberikan pemaparan materi. Narasumber, Diasma Sandi Swandaru dari Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada (UGM), mengulas tentang aktualisasi nilai-nilai Pancasila di era digital. Ia menekankan pentingnya penerapan nilai gotong royong di tengah masyarakat, termasuk dalam menghadapi tantangan informasi dan interaksi di dunia maya.

BACA JUGA: Kita dan Sosiologi Dracing

Melalui kegiatan ini, diharapkan gene rasi muda tidak hanya memahami kon sep wawasan kebangsaan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sosial maupun di ruang digital.                         

Sementara itu, narasumber Yayuk Hidayah, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), menyampaikan materi mengenai pentingnya wawasan kebangsaan bagi generasi muda.

BACA JUGA: BNN Kabupaten Sleman Punya Kantor Baru

Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan penuh semangat, ia mengajak peserta untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Agn)                                      


share on: