FKOR Tegas Tolak RUU HIP

share on:
Aksi damai FKOR di Titik Nol Kilometer Yogyakarta menolak RUU HIP YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Aksi unjuk rasa damai yang dilakukan Forum Komunikasi Ormas dan relawan (FKOR) dengan tegas menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), yang sarat konntroversi. Bagi FKOR ideologi Pancasila sudah final, tak bias ditawar lagi.

Sekretaris FKOR DIY Waljito, mengatakan, RUU HIP adalah upaya dari kelompok-kelompok tertentu untuk melemahkan dan merubah ideologi Pancasila yang telah final.

“Ada pasal dalam RUU HIP yang memuat soal Pancasila bisa diperas menjadi Trisila dan Ekasila adalah upaya penafsiran yang keliru. Maka dengan tegas kami menolak RUU HIP,” katanya di Titik Nol Kilometer, Rabu (17/6/2020).

Waljito menambahkan, tidak masuknya Tap MPRS XXV/1966 tentang pelarangan ajaran ideologi Komunisme/Leninisme di dalam RUU, akan membuka peluang terhadap bangkitnya paham-paham tersebut di Indonesia.

“Ideologi Pancasila dibentuk oleh founding father kita. Dan sudah final serta disepakati oleh sejumlah elemen. Jangan ada yang merongrong Pancasila. Kami sepakat dengan aturan yang menyatakan bahwa paham lain yang tidak sesuai dengan Pancasila dilarang di Indonesia. Sementara RUU HIP sarat akan kepentingan dan bias melemahkan Pancasila,” tandas Waljito. (Dol)

 

 

 

 


share on: