Yogyapos.com(BANTUL) – Komandan DPP Front Jihad Islam (FJI) Yogyakarta, Abdurrahman Abu Dzaki mengajak seluruh umat Islam khususnya warga Yogyakarta perkuat ukhuwah Islamiyah, serta untuk menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Ajakan tersebut disampaikannya dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama FJI dan sejumlah Ormas Islam DIY-Jateng, di Sekretariat DPP FJI, Jalan Menayu Lor Tirtonirmolo Kasihan Bantul, Minggu (24/3/2024) petang.
BACA JUGA: Danang Maharsa: Seni Efektif Edukasi Masyarakat
Acara dihadiri ratusan jamaah itu sekaligus berkomitmen untuk ikut menjaga situasi kamtibmas yang aman usai pelaksanan Pemilu 2024. Mereka juga siap mendukung kepolisian Polda DIY menjaga kamtibmas.
Suasana silaturahmi jelang bukapuasa bersama FJI || YP-Ist
Abdurrahman juga mengatakan pentingnya memperkuat Ukhuwah Islamiyah (kerukunan antar umat Islam) guna meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.
BACA JUGA: Support Anggota, Kapolda DIY Turun Langsung di Patroli Subuh
Di Ramadan kali ini upaya memperkuat Ukhuwah Isamiyah harus dilakukan. Selepas Ramadan juga harus dilakukan pula.
“Penting bagikita memperkuat Ukhuwah Islamiyah termasuk pula dalam hal mensikapi hasil Pemilu 2024, perbedaan pilihan maupun perbedaan pendapat dalam Islam merupakan rahmat. Jangan sampai menimbulkan masalah,” tandasnya.
Adapun ajakan mewujudkan kamtibmas terutama saat Ramadan bertujuan agar suasana tetap tertib, aman dan tentram dengan mengedepankan sedemikian rupa, sehingga mencapai khuyuk beribadah.
Sementara itu, meskipun pada acara silaturahmi kali ini tidak diadakan acara baksos pembagian bingkisan kepada fakir miskin, namun FJI telah dan akan menyalurkan bantuan ke lokasi lain.
BACA JUGA: KPK Sita 1 Unit Hotel dan 10 Bidang Tanah Milik Mantan Gubernur Maluku Utara
Di sisi lain Ustadz Satria, dalam ceremah menjelang buka bersama menyampaikan, bahwa menunjukkan jati diri sebagai orang Islam dan mengamalkan tuntunan Islam merupakan sunatullah dan kewajiban bagi setiap muslim.
“Hal itu sesuai dengan salah satu ayat Alquran yang artinya hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya dan jangan sampai mati kecuali dalam keadaan Islam,” kata Satria.
Jamaah seksama menyimak tausiyah Ustad Satri || YP-Supardi
Sebegitu pentingnya iman dan takwa, maka ayat itu merupakan ayat yang harus dibaca oleh khotib pada saat khutbah ibadah sholat Jumat.
BACA JUGA: Syahganda Siap Gugat Jokowi Rp 1 Triliun
Dari berbagai upaya untuk menguatkan iman dan taqwa bagi seorang muslim adalah salah satunya memperbanyak membaca Alquran pada Bulan Ramadan. Bahkan belajar dan menghafal Alquran merupakan kewajiban bagi setiap muslim.
Ibadah Ramadan, tandas dia, mempunyai keistimewaan dan keutamaan tersendiri, maka manfaatkanlan Ramadan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah guna peningkatan keimanan dan ketaqwaan bagi setiap muslim.
Mengakhiri acara, dilakukan sholat Maghrib berjamaah dan ramah-tamah.Bahkan sebagian diantaranya masih melanjutkan dengan tarawih bakda Isya. (Spd/Met)
