Fatayat NU Bantul Salurkan 4.500 Paket Sembako kepada Penyandang Difabel

share on:
Proses penyaluran bantuan sembako Fatayat NU bantul dikawal Banser || YP-Markaban Anwar

Yogyapos.com (BANTUL) - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kapanewon Pundong Kabupaten Bantul Yogyakarta menyalurkan paket sembako kepada para penyandang difabel (different ability—kemampuan berbeda) dan penyandang ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) se-Pundong, Minggu (10/10/2021).

Sejumlah 236 paket sembako ditasyarufkan di tiga desa Pundong yakni desa Panjangrejo, Srihardono dan Seloharjo. Pendistribusian bantuan paket sembako dilangsungkan sejak pagi hari hingga selesai sore pukul 15.00 WIB.

Menurut koordinator distribusi NU Pundong Nur Syaifudin mengatakan bahwa pendistribusian dilakukan dengan melibatkan badan-badan organisasi di MWC NU Pundong, yaitu Ansor, Banser, Fatayat, Fatayat, IPNU IPPNU, dan Lazisnu.

“Kami siapkan tiga armada angkutan dalam mengantarkan paket sembako. Masing-masing armada berkeliling memberikan paket sembako kepada penerima di masing-masing tiga desa di Kapanewon Pundong. Ada sebanyak 30 orang relawan yang ikut terlibat mendistribusikan,” katanya.

Nur Syaifudin kembali menuturkan, 236 paket sembako ini berasal dari Fatayat NU Kabupaten Bantul. Di Kapanewon Pundong disalurkan ke wilayah desa Panjangrejo 108, Srihardono 80, dan Seloharjo 48 paket.

“Paket sembako berisi 5 kg beras, 1 kg minyak goreng, 1 kg gula pasir, dan beberapa mie instan,” jelasnya.

Secara terpisah, Ketua Fatayat NU Kabupaten Bantul Umi Masruroh saat dihubungi melalui WA menyampaikan bahwa pengurus Fatayat Bantul telah menghimpun bantuan dari banyak kalangan baik donatur maupun CSR perusahaan untuk disalurkan kepada pora penyandang difabel dan keluarga yang anggotanya penyandang ODGJ. Ada sejumlah 4500 paket sembako telah dihimpun dan siap disalurkan.

“Untuk pentasyarufan 4500 paket sembako, kami koordinasi dengan PCNU Bantul dalam proses distribusinya dioper-salurkan kepada 17 MWC se-kabupaten Bantul,” ujar Umi Masruroh. (Markaban Anwar)

 


share on: