Empat Remaja Diamankan, Diduga Hendak 'Tawuran' Antar Geng

share on:
Kapolres Bantul AKBP Ihsan menunjukkan 4 tersangka || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Aparat Polsek Jetis dan Polres Bantul mengamankan sejumlah remaja dan senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk klitih (kejahatan jalanan) dan perkelahian antar geng, di Sumberagung Jetis, Bantul, Jumat (1/10) pukul 02.00 Wib. 

Keempat remaja tersebut masing-masing Dk (15), AEj (15), MRm (15) asal Bambangliputo dan A (17) warga Bantul. Guna pengusutan lebih lanjut, mereka ditahan dan akan diproses sesuai perundang-undangan yang berlaku. “Meski mereka masih di bawah umur tapi tetap diproses,” ungkap Kapolres Bantul AKBP Ihsan SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Ngadi SH, di Mapolres ini, Jumat (1/10).

Dijelaskan, barang bukti yang berhasil siamankan berupa dua buah sepeda motor Honda Beat dan Scoopy. Satu bilah clurit diamankan dari Yp dan satu buah gergaji berukuran besar dari RKm.

Penagkapan terhadap mereka bermula ketika piket fungsi Polsek Jetis memperoleh informasi bahwa di daerah Bakulan ada rombongan remaja yang mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam. Para petugas Polsek Jetis bersama masyarakat melakukan penyisiran di Sumberagung dan berhasil melakukan penangkapan. 

“Dari hasil pemeriksaan didapat keterangan bahwa mereka pada awalnya sedang nongkrong di Lapangan Sidomulyo Bambanglipuro. Mereka didatangi HN bersama seorang temanya anggota salah satu geng dan keduanya juga masih dicari Polisi. HN mengajak untuk ‘tawuran’ (berkelahi bersama) antar geng. Hn juga membagi senjata tajam kepada mereka. 

Selanjutnya mereka berenam menuju ke simpang empat Bakukan. Namun jumlah geng lawannya lebih banyak. Hn dan temannya (yang kini masih dilacak polisi) tancap gas ke arah selatan. Sedangkan keempat remaja ini menuju arah timur dan akhirnya dikejar dan tertangkap.

“Pengungkapan kasus ini akan terus dikembangkan. Hn dan temannya serta geng lawannya juga diupayakan untuk ditangkap. Ini untuk upaya cipta kodusi kantibmas,” jelas Ihsan. 

Mereka dijerat pasal 2 ayat 1 UU RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam. (Spd)


share on: