Dugaan Kasus Kredit Fiktif Bank Jogja Wajib Dituntaskan

share on:
Baharudin Kamba dan Wisnu Sabdono dalam jumpa pers || YP-Fadholy

Yogyapos.com (YOGYA) - Dugaan kasus kredit fiktif bank pelat tmerah (Bank Jogja) telah menetapkan dua tersangka, KV dan FE. Keduanya karyawan PT Transvision. Nominalnya Rp 27, 4 miliar.

Dalam diskusi media, Kootdinator Jogja Corruption Watch (JCW) baharudin Kamba menggandeng Anggota DPRD Kota Yogya, Wisnu Sabdono Putro.

Menurut Kamba, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Kejati DIY dan pihak terkait untuk mendesak kasus ini tuntas, semua pihak yang terlibat harus tanggung jawab. “Tidak menutup kemungkinan ini dugaan tindak pencucian uang dan muncul bias tersangka baru. Didug a 6 bank yang tersndung kasus yang sama,” kata Kamba, Senin (5/4).

JCW berharap dengan ditetapkan dua tersangka KV dan FE dalam kasus ini sebagai pintu masuk untuk mengungkap dan mengusut tuntas kasus ini menjadi pelajaran penting dan berharga bagi bank-bank milik pemerintah daerah.

 Wisnu Sabdono mengungkapkan, berharap pihak Kejati DIY segera melakukan penyelidikan terhadap Bank pelat merah lainnya di DIY sebagai tindak lanjut kasus serupa diinstansi lain.

“Kami mendorong OJK ikut mengawal kasus ini. Agar tercipta transparansi dan kondusfitas dunia perbankan di DIY. Khususnya dalam perbaikan sistem tata kelola di internal dan fungsi dewan pengawas ke depannya harus dioptimalkan,” ujar Wisnu dari Fraksi PDIP Kota Yogya. (Dol)

 

 

 

 


share on: