Dua Komplotan Curanmor Diringkus, 9 Sepeda Motor Diamankan

share on:
Polres Gunungkidul jumpa pers pengungkapan kasus curanmor yang melibatkan dua komplotan, Jumat (28/5/2021) || YP-Supardiyono|

Yogyapos.com (GUNUNGKIDUL) - Polres Gunungkidul berasil mengungkap kejahatan pencurian kendaraan bemotor (curanmor) yang dilakukan dua komplotan berbeda. Empat pelaku diamankan beserta sejumlah barang bukti hasil kejahatan.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan SIK, mengungkapkan komplotan pertama sering beroperasi di wilayah selatan dan barat Gunungkidul. Mereka terendus oleh anggota Polsek Purwosari melalui pengecekan CCTV. Atas kejadian Curanmor tersebut Polsek Purwosari melaksanakan penyelidikan yang intensif dan menangkap S (51) tinggal di Tanjungsari, Gunungkidul,  M (51) tinggal Piyungan, Bantul.

“Tersangka S ditangkap di kontrakannya yang berada di daerah Banguntapan, Bantul. Dari yang bersangkutan muncul nama pelaku lain yaitu M, yang kemudian ditangkap,” ujar Kapolres.

Dari penangkapan komplotan pertama ini diamankan barang bukti 3 unit Yamaha Jupiter Z Nopol AB 3752 T dan Nopol KB 5533 S dan Nopol AB 6254 GL, 1 unit Honda Vario 110 Nopol AB 2245 ZG, 1 Honda Beat Nopol AB 6890 SH, 1 Yamaha Nmax Nopol AB 5282 QH, 1 Suzuki Next Nopol BK 4564 LI, dan 1 rangka Jupiter Z.

Sedangkan komplotan kedua yang beroperasi di daerah timur Gunungkidul, berinisial YP dan DAS warga Wonosari adalah residivis. Keduanya ditangkap oleah aparat Reskrim Polsek Karangmojo berserta Resmob Polres Gunungkidul “Komplotan kedua ini ditangkap pada 5 Mei 2021 sekira pukul 18.30 Wib saat masih di rumah korban mengetahui bahwa seseorang yang dicurigai oleh Saksi datang kerumahnya. Adapun DAS dtangkap di Klaten,” terang kapolres.

Barang bukti yang berhasil disita dari komplotan kedua ini berupa 1 unit sepeda motor Honda, Type AT11121B01A/T Tahun 2015 Nopol AB 5212 DM atas nama Arinal Nurul Kisti alamat Dusun Kenteng Rt 004/009, Wiladeg, Karangmojo, Gunungkidul.

Kapolres menegaskan, semua pelaku dijerat Pasal 363 Ayat 1 ke-3 dan ke-4 KUHP Pidana tentang Pencurian dengan Pemberatan yang ancaman hukumannya paling lama 7 tahun penjara.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dalam memarkirkan sepeda motornya,” katanya. (Spo) 

 

 


share on: