Dr H Hilmy Muhammad MA Dukung Pembentukan Komisi Nasional Disabilitas

share on:
DR H Hilmy Muhammad MA || YP-Fairuz Mumtaz

Yogyapos.com (YOGYA) - Terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2020 tentang Komisi Nasional Disabilitas (KND) disambut baik oleh berbagai kalangan, khususnya para penyandang disabilitas. Sambutan yang sama juga terhadap Pembentukan KND yang merupakan amanat Pasal 134 UU Nomor 8 Tahun 2016 juga disampaikan Anggota DPD RI Dr H Hilmy Muhammad MA.

“Kita apresiasi dan dukung Perpres ini. KND ini kan dalam rangka memastikan dan memantau pelaksanaan penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. Ini harus kita dukung,” kata Gus Hilmy, sapaan akrab Hilmy Muhammad, di Yogyakarta, Senin (29/6/2020).

Gus Hilmy ini menyatakan, salah satu problem di masyarakat adalah adanya sitgma negatif yang masih sangat terasa terhadap penyandang disabilitas. Imbasnya, ini berdampak kepada pemenuhan pendidikan di kalangan disabilitas. Mereka malu, bahkan enggan untuk menyekolahkan anggota keluarganya yang menyandang disabilitas. Ancaman bullying menjadi momok yang luar biasa. Hadirnya KND sebagai leading sector nantinya harus bisa menyelesaikan itu.

Senator yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta, ini mengajak masyarakat, khususnya kalangan penyandang disabilitas untuk menyambut hadirnya KND. KND diharapkan mampu menjadi gerbang yang dapat mengakomodasi dan menjembatani aspirasi teman-teman disabilitas.

“Kita beri kesempatan kepada stakeholdersupaya bekerja dengan baik, sehingga KND yang dicita-citakan dapat segera terwujud dan segera bekerja.Mengenai kritik dan evaluasi, saya kira hal yang wajar, namun kita beri kesempatan dulu,” ujar Gus Hilmy.

Terkait dengan komposisi komisioner KND, yaitu empatorang anggota berasal dari unsur disabilitas dan sisanya tigaorang anggota berasal dari unsur nondisabilitas, Gus Hilmy sangat mendukung.

“Yang paling paham kebutuhan penyandang disabilitas adalah mereka sendiri, maka dari itu tepat jika komposisinya begitu,” katanya. (Fairuz Mumtaz)

 


share on: