Dosen UPN Tuntut Status Kepegawaian

share on:
dosen dan tenaga pendidik yang tergabung dalam Forum Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY), Rabu (24/6/2021) || YP-Fadholy

Yogyapos.com (SLEMAN) - Sejumlah dosen dan tenaga pendidik yang tergabung dalam Forum Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY) menuntut hak berkeadilan serta revisi kontrak dalam pengangkatan status kepegawaian,

Ketua Forum P3K UPNVY, Arif Rianto ST MT mengatakan, untuk status kepegawaian setelah menjadi perguruan tinggi negeri baru, dosen dan tenaga pendidik akan diangkat menjadi P3K. Dengan menjadi P3K, maka masa kerja mereka yang sudah puluhan tahun tidak diakui dan dianggap nol tahun. 

“Kami menuntut adanya persamaan hak dengan PNS. Kami akan melakukan langkah koordinasi dengan pimpinan atau Rektor dan Kemendikbud Ristek serta Kemenpan RB. Hal ini juga  menjadi permasalahan nasional dan dialami oleh 35 PTNB,” ujar Arif dalam diskusi di Laboratorium Komunikasi UPN Veteran Jl Babarsari, Rabu (23/6/2021).

Arif menambahkan, solusi yang diambil adalah pihaknya melakukan rapat untuk mengembalikan lagi formasi khusus pengangkatan P3K PTNB yang hak dan kewajibannya disamakan dengan PNS.

Total ada lima dosen yang telah mengundurkan diri. Tiga berstatus Doktor dan dua Magister. Selain itu ada lima tenaga pendidik yang sampai akhir masa kerjanya belum juga berstatus P3K, sehingga tidak mendapatkan apa-apa dari kampus. Padahal mereka ada yang mengabdi di atas 20 tahun.

Kontrak P3K yang dianggap cacat hukum ini apabila ditandatangani akan berdampak panjang bagi institusi perguruan tinggi. Jabatan akademik doktor yang tidak terakomodasi menyebabkan akreditasi institusi terjun bebas. Karir dosen dan tenaga pendidik yang macet menyebabkan perguruan tinggi tidak dapat memenuhi syarat-syarat administrasi akreditasi karena data tidak sesuai dengan PDDIKTI. (Dol)

 


share on: