Yogyapos.com (SLEMAN) - Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, akan menerbitkan buku ‘Pesona Wisata Bumi Sembada’ dan meluncurkan 'Prangko Seri Buk Renteng’ guna mempromosikan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sleman.
“Peluncurkan perangko Buk Renteng dan menerbitkan buku pesona wisata kado mangayubagya Hari Jadi ke-108 Kabupaten Sleman,” kata Ishadi Zayid kepada media, di Pendapa Parasamya, Senin (6/5/2024).
BACA JUGA: Polisi Berhasil Evakuasi Balon Raksasa yang Tersesat di Pohon
Kepala Dinas Pariwisata ini juga memaparkan dalam buku tersebut disajikan ragam destinasi wisata unggulan Kabupaten Sleman seperti wisata alam, wisata budaya, wisata petualangan, sport tourism, edu-tourism, wisata kuliner dan cindera mata nuga diharapkan buku inidapat menjadi panduan pengenalan beragam destinasi wisata diatas kepada masyarakat umumnya.
Sektor pariwisata telah berkembang di Kabupaten Sleman, terlihat dari kontribusi sektor pariwisata yang semakin meningkat selama 108 tahun Kabupaten Sleman berdiri.
BACA JUGA: Konsumen Apartemen Malioboro City Desak Pemkab Sleman Percepat Penerbitan SHM SRS
Data 2023 menunjukkan sektor pariwisata memberi kontribusi tidak kurang dari 30 persen pembentukan pendapatan asli daerah (PAD), diantaranya penerimaan pajak (pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan) menyumbang tidak kurang dari 97 persen.
Upaya mengenalkan dan mempromosikan potensi dan destinasi pariwisata yang ada di Kabupaten Sleman terus dilaksanakan melalui berbagai media dan beragam cara.
BACA JUGA: Advokat Aprilia Supaliyanto MS SH Wis Wancine Menep
“Buku Pesona Wisata Bumi Sembada akan didistribusikan kepada tamu undangan pada saat Upacara Peringatan Hari Jadi ke-108 Kabupaten Sleman, instansi dan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman, pelaku usaha pariwisata, dan stakeholder pariwisata lainnya,” jelas Ishadi Zayid.
Sedangkan terkait peluncuran prangko seri Buk Renteng (Prangko Buk Renteng) merupakan upaya Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman untuk lebih mengenalkan Buk Renteng atau Selokan Van Der Wijck khususnya dan kawasan barat Kabupaten Sleman pada umumnya kepada masyarakat, termasuk wisatawan nusantara maupun mancanegara.
BACA JUGA: Nasdem Sleman Kantongi Nama Balon Bupati, Kian Tingkatkan Komunikasi Politik
Menurutnya, Prangko Buk Renteng merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sleman, dalam hal ini Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, PT Pos Indonesia, dan Komunitas Filateli Indonesia.
“Prangko Buk Renteng sudah mulai dijual untuk umum dengan harga Rp 3.500 dan dapat dibeli di kantor pos terdekat,” ujar Ishadi Zayid.
Buk Renteng merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang telah ditetapkan Bupati Sleman melalui Keputusan Nomor 72.4/Kep.KDH/A/2022, terletak di Dusun Tangisan, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel. (Agn)
