Dinas Kebudayaan Bantul Berikan Penghargaan kepada Seniman

share on:
Penyerahan penghargaan kepada seniman-budayawan, pelestari seni tradisi dan cagarbudaya Kabupaten Bantul, Selasa (17/12/2024) || Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Sebanyak 15 seniman-budayawan, pelestari adat dan pelestari cagar budaya memperoleh penghargaan dari Dinas Kebudayaaan (Kundho Kabudayan) Kabupaten Bantul.

Penyerahan penghargaan dalam bentuk sertifikat dan uang pembinaan belasan juta rupiah per orang diserahkan berlangsung di RosIn Hotel Jalan Ring Road Selatan, Selasa (17/12/2024).

Dari 5 seniman penerima penghargaan ini dua diantaranya Gunjar selaku pengrajin kriya warga Sedangsari Pajangan dan Guyanta selaku penglaras gamelan asal Gadingharjo Sanden. 

BACA JUGA: Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata, Jangan Cuma Karyawan Bawahan yang Dijadikan Tersangka

Dari lima pelestarai cagar budaya dua diantaranya Priyo Nugroho SSn selaku pelestari rumah tradisi eks Kalurahan Ngoto Kapanewon Sewon dan Pengelola Gedung SMP Kanisius Sumbermulyo, Bambanglipuro.

Sedangkan pelestari adat tradisi dua diantaranya pengurus Labuhan Bukti Jaladri Srigading Sanden dan Kampung Dolanan Karang Tengah Imogiri.

Penyerahan pmenghargaan dilakukan oleh Asisiten 1 Pemkab Bantul, Hirmawan Satiaji mewakili Bupati Abdul Halim Muslih. Ia didampingi oleh Ketua Tim Seleksi seorang diantaranya Dr Sunaryono Selaij dan Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, Yanatun Yudiana MSi.

“Penghargaan ini untuk memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat Bantul agar ikutut berpartisipasi dalam melestarikan dan pengembangan kebudayaan,” kata Yanatun.

BACA JUGA: Pangdam Mayjen Deddy Suryadi Apresiasi Jajarannya dalam Pengamanan Pilkada DIY dan Jateng

Menurutnya, pemberiaan penghargaan seperti ini sudah dilakukan secara rutin dengan sasaran silih berganti kepada yang belum pernah mendapatkanya dan memang lolos seleksi.

Sementara itu, Asisten I Pemerintah Kabupaten Bantul Hirmawan Satiaji, kegiatan pemberian penghargaan tersebut diharapkan masyarakat menjadi tahu kebudayaan adiluhung Yogyakarta.

“Mudah-mudahan pemberian pengargaan seperti ini dapat terus dilakukan dimasa datang,” harapnya.

Sedangkan Ketua Tim Seleksai Dr Sumaryono, mengungkapkan untuk menentukan lolos atau tidaknya dalam seleksi peserta dilakukan secara profesional. (Spd)
 


share on: