Diimbau Bermasker Malah Jotos Polisi, Ww Harus Menginap di 'Hotel Prodeo' Mapolres Bantul

share on:
Tersangka mengenakan pakaian tahanan orange || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Dihimbau mematuhi protokol kesehatan tapi malah marah memukul (jotos) anggota polisi yang mengimbau, Ww (46) asal Kulonprogo akhirnya ditangkap dan kini harus menginap di 'Hotel Prodeo' Mapolres Bantul.

Insiden pemukulan itu terjadi di Pasar Burung Gilangharjo, Pandak, Bantul. Saat itu Kanit Bimas Polsek Pandak, Ipda Tetepana bersama rombongan sedang bertugas meberikan imbauan disiplin Prokes Covid-19. Karena kebetulan melihat Ww tidak mengenakan masker, maka ia pun memanggil yang bersangkutan dan bermaksud akan memberinya masker. Namun Ww malah marah karena mengira ditantang, kemudian memukul korban menggunakan tangan kosong mengenai pelipis sebelah kiri.

Meski hanya sekali pukulan, tapi telah membuat pelipis korban memar dan bengkak. Atas kejadian itu korban melapor ke Polres Bantul.

“Kejadiannya di muka umum. Setelah memukul anggota kami, pelaku berhasil diamankan massa yang selanjutnya membawa ke Polsek Pandak,” kata Kapolres Bantul, AKBP Ihsan SIK kepada awak media, Rabu (23/6/2021).

Sementara, Ww kepada pers menuturkan, dirinya melakukan perbuatan itu (memukul polisi) karena tidak terima kenapa hanya dirinya yang dipanggil oleh korban. Padahal di lokasi ada orang-orang yang juga tidak mengenakan masker.

“Saat itu saya emosi dan spontan memukul. Saya mengaku salah telah melawan petugas saat bertugas, saya memohon maaf,” kata Ww.

Meski sudah meminta maaf, proses hukum terhadap Ww tetap dilanjutkan agar tidak menjadi preseden buruk di kemudian hari. Apa pun alasannya tidak boleh melawan petugas yang sedang bertugas. (Spd)

 


share on: