Yogyapos.com (SLEMAN) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kelurahan, dan Kependudukan Sipil (DPMKKPS) DIY memfasilitasi Pertemuan Strategis Penguatan Kamtibmas yang dikuti 11 Lurah di wilayah Sleman, di kantor DPMKKPS) DIY, Rabu (22/4/2026). Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas DPMKKPS DIY, KPH Yudanegara PhD.
BACA JUGA: Tok! Penantian 22 Tahun, Pekerja Rumah Tangga Kini Dilindungi UU
KPH Yudanegara menekankan pentingnya sinergi antara kalurahan dan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan, sesuai arahan langsung untuk memperkuat deteksi dini kerawanan wilayah.
KPH Yudanegara bersama 11 Lurah peserta pertemuan || YP-ist
Menurutnya, sinergi Kalurahan dan Kepolisian menjadi jadi kunci. Lurah sebagai ujung tombak pemerintahan harus aktif membangun komunikasi dengan Bhabinkamtibmas.
BACA JUGA: BPJPH Sidak Pusat Perbelanjaan, Tegaskan Pemisahan Produk Halan dan Non Halal
"Tujuannya memperkuat deteksi dini terhadap potensi kerawanan sosial, kriminalitas, dan konflik warga karena keamanan lingkungan bukan hanya tugas polisi saja tetapi tugas kita semua sehingga apabila kalurahan dan warga ikut aktif melakukan deteksi dini maka potensi gangguan bisa dicegah sebelum jadi kejadian," tandasnya.
BACA JUGA: Momen Hari Kartini, Pertamina Perkuat Fondasi Ribuan Wirausaha Perempuan
Sementara itu, Dirintelkam Polda DIY, Kombes Pol Daru Tyas Wibawa SIK SH MH memaparkan analisis situasi keamanan terkini di DIY serta langkah-langkah teknis pengawasan wilayah, termasuk optimalisasi peran kelompok Jaga Warga di tingkat akar rumput.

Disampaikan, Polri tidak bisa bekerja sendiri. Deteksi dini paling efektif ada di tingkat RT/RW, karena itu peran Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Lurah harus menyatu dengan kelompok Jaga Warga sebagai “sensor” pertama di lapangan. Keamanan itu investasi. Kalau lingkungan aman, ekonomi jalan, warga tenang.
"Kuncinya cuma satu: cepat tahu, cepat lapor, cepat ditangani bersama," tegasnya..
BACA JUGA: GKR Hemas: Semangat Kartini Harus Terus Hidup
Hadir 11 Lurah dalam pertemuan tersebut yakni, Lurah Sinduadi (Mlati), Sendangadi (Mlati), Caturtunggal (Depok), Condongcatur (Depok), Triharjo (Sleman),Tamanmartani (Kalasan), Harjobinangun (Pakem), Wukirsari (Cangkringan), Tirtomartani (Kalasan), Sidoluhur (Godean) dan Lurah Purwobinangun (Pakem),. (Agn)
