Di Purwobinangun, Pasar Lelang Cabai Tembus 3 Ton Setiap Malam

share on:
Tempat pengepulan Pasar Lelang Cabai di Padukuhan Bunder, Purwobinangun, Pakem, Sleman || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Sejak digagas pada 2017, kini Pasar Lelang Cabai (PLC) Kabupaten Sleman mampu menampung cabai hingga 3 ton per hari dari hasil budidaya petani.

Pasar yang difasilitasi oleh Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman ini terletak di Padukuhan Bunder, Kelurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Dikelola oleh Seksi Pemasaran Asosiasi Petani Holtikultura Puncak Merapi (APHPM) Sleman.

“Pusat titik lelang cabai yang tempatnya Bunder Purwobinangun dikelola asosiasi petani holtikultura puncak Merapi ini membawahi 10 titik kumpul yang tersebar di seluruh wilayah Sleman, setiap hari terjadi transaksi rata-rata mencapai 2 ton hingga 3 ton, pasar lelang ini berdiri pada 3 tahun yang lalu,” terang Satriyatna,salahsatu pengelola PLC APHPM, Rabu (11/11/2020) malam.

Menurutnya, aktifitas lelang cabai berlangsung setiap hari, dibuka mulai jam 16.00 WIB hingga 19.30 WIB. Mekanismenya, pengurus menerima langsung cabai dari petani, setelah cabai masuk secara keseluruhan lalu menghubungi para pedagang untuk mengikuti lelang.

“Begitu datang langsung disortir, untuk dipilah sesuai kelas, baik kelas super maupun kecil, ada jenis jenis rawit ori dan ada juga cabai keriting. Bagi pedagang yang memberikan penawaran tertinggi berhak membawa barang tersebut,” sebutnya.

Sedangkan pemasaran cabai, lanjut dia, para pedagang mendistribusikan cabai sebagian besar ke Jakarta, Bogor Sumatera dan Batam.

“Untuk proses lelang sendiri, mengikuti harga pasaran dan kami berusaha untuk memberikan harga terbaik bagi petani pada saat itu juga,” ungkapnya.

Adapun harga terbaru per 11 November 2020, Cabai Merah Keriting Super (SP) Rp 26.500/kg, Cabe Electra (keriting lokal) Rp 21.000/kg, Cabe Rawit Merah (RM) Rp  23.000/kg dan Cabe Rawit ORI Rp 22.5050/kg. (Eko Purwono)

 

 

 

 


share on: