Di Embung Senja Bakal Digelar Potensi Forkom UMKM Mlati

share on:
Panewu Mlati Drs Yakti Yudanto didampingi Kepala Jawatan Kemakmuran Yuni Suryani SSos saat rakor UMKM di Aula Kapanewon Mlati || YP-Dok Embung Senja

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh pada kelangsungan Usaha Kecil Menengah Mikro (UKMK) di Kapanewon Mlati. Perlu energi dan daya tahan yang tinggi untuk menjaga produktivitas para pelaku UMKM. Terbentuknya Forum Komunikasi UMKM bisa menjembatani antara dunia usaha dan pasar sehingga perekonomian rakyat tetap berdetak dan bergerak. Jika ini ditekuni dengan sungguh-sungguh bukan mustahil UMKM Mlati akan mampu memperoleh manfaat pada masa yang akan datang.

Demikian disampaikan Panewu Mlati Drs Yakti Yudanto saat membuka rapat koordinasi Forkom UMKM Kapanewon Mlati, di Aula setempat, Senin (5/10/2020) siang. Pihaknya juga sudah melapor Bupati Sleman terkait akan digelarnya Potensi UMKM Mlati tersebut.

“Pesan beliau (Bupati, red), perlu dipersiapkan secara matang dengan memilih tempat yang lebih representatif. Dan kita sepakat menggelar acara di Embung Senja,” katanya.

Dijelaskan, Gelar UMKM Mlati bisa dijadikan sebagai media informasi bahwa UMKM Mlati masih ada dan terus bergerak di  setiap kesempatan yang ada. “Acara ini akan memasarkan produk UMKM sehingga perekonomian pelaku usaha bisa meningkat. Selama pandemi Covid-19 memang mengalami penurunan. Tetapi jangan nglokro apalagi sampai banting stir. Kita mempunyai Forkom yang bisa menjembatanu kerja sama dengan pihak lain agar muncul inovasi baru,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Mlati, Yuni Suryani SSos mengungkapkan ada ribuan UMKM yang ada di Mlati. "Memang belum semuanya masuk Forkom tetapi mereka sudah dikoordinasi di masing-masing kalurahan. Untuk acara yang akan kita gelar, kami targetkan ada 10 UMKM tiap kalurahan. Harapannya ini akan memotivasi UMKM lain untuk terus bergerak dan berproduksi,” katanya.

Terkait acara, Yuni menyampaikan akan digelar tanggal 16-18 Oktober 2020 di parkir depan Embung Senja. “Tema yang kami ambil adalah UMKM Kapanewon Mlati Gumbregah. Kita tidak bisa diam tanpa berproduksi meski ada pandemi. Justru ini kesempatan bagi kita untuk mengambil momentum, tentu dengan tetap memperhatikan Protokol Covid-19,” jelasnya.

Direktur Bumdes Tirtamas, Wahjudi Djaja selaku pengelola Embung Senja menyampaikan kesiapannya untuk dijadikan penyelenggaraan gelar UMKM. “Mari jadikan acara ini sebagai momentum penting kebangkitan UMKM Mlati. Setiap krisis melahirkan peluang dan kesempatan. Asal kita sabar dan tekun berproses, kesuksesan pasti akan datang,” harapnya. 

Sedangkan Sekdes Tirtoadi Moh. Ridwan yang mewakili Lurah menyampaikan terima kasih bahwa Embung Senja dijadikan venue UMKM. “Karena kita masih menghadapi pandemi Covid-19, kami mohon tetap mensyaratkan protokol kesehatan termasuk izin dari Gugus Tugas Kapanewon Mlati,” tandasnya. (Iud)

 

 


share on: