Yogyapos.com (BANTUL) - Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono SSos MSi MSc, menghadiri Kejuaraan Pacuan Kuda Indonesia Horse Racing King's Cup Series Piala Paku Alam 2026 Carnival Race yang berlangsung di Gelanggang Pacuan Kuda Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (14/6/2026).
BACA JUGA: Pengelola Pijat Spa 'LV' di Jalan Magelang Km 10 kena Denda Rp 1 Juta, Ini Penyebabnya
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) bekerja sama dengan PT Kuda Pacu Indonesia (KPI) – SARGA.CO dan Kadipaten Pakualaman tersebut dihadiri sekitar 1.000 penonton serta menjadi salah satu ajang pacuan kuda terbesar di Indonesia pada tahun 2026.
BACA JUGA: Lampah Dalu Lereng Merapi 2026, Danang Maharsa Tanam Beringin Putih
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta KGPAA Paku Alam X, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, Dandim 0729/Bantul Letkol Kav Fikri Nurheldi, Penghageng Kawedanan Kasentanan Pakualaman GPH Wijoyo Harimurti, Ketua Harian PP Pordasi H Mohammad Chaidir Saddak MBA, Sekjen PP Pordasi Dr Ir Adinda Yuanita MT, CEO SARGA.CO Nugdha Achadie, serta jajaran pengurus PP Pordasi, Pengda Pordasi DIY, KONI Kabupaten Bantul, dan tamu undangan lainnya.
BACA JUGA: Fistfest 2026 Jadi Ajang Ekspresi dan Kreasi Mahasiswa Fisip UAJY
Dalam sambutannya Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, Piala Paku Alam 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah yang mempertemukan nilai-nilai sportivitas, tradisi, ekonomi kreatif, pariwisata, dan pelestarian budaya.
BACA JUGA: 99 Pendonor Darah Sukarela Terima Penghargaan PMI DIY 2026
Wakil Gubernur menegaskan bahwa olahraga pacuan kuda mengandung nilai keberanian, kedisiplinan, kecermatan, serta kerja sama yang erat antara manusia dan kuda. Dari arena pacuan kuda, masyarakat dapat belajar tentang pentingnya proses, latihan yang berkelanjutan, pengendalian diri, dan semangat untuk meraih prestasi.
BACA JUGA: Abdul Halim Muslih: Banser Harus Tetap Solid dan Siap Hadapi Tantangan Zaman
Sementara itu, Ketua Harian PP Pordasi H Mohammad Chaidir Saddak menyampaikan komitmennya untuk terus memajukan olahraga berkuda nasional. Selain memperkuat kompetisi di tingkat daerah dan nasional, PP Pordasi juga berupaya membuka peluang kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas joki, pelatih, ofisial, dan tenaga pendukung olahraga berkuda Indonesia.
BACA JUGA: Menteri Jumhur: Tanam Bambu Solusi Rehabilitasi Lingkungan dan Sumber Penghasilan Warga
Dalam kejuaraan kali ini mempertandingkan 18 race dengan berbagai kelas dan kategori yang diikuti sebanyak 156 ekor kuda dari berbagai daerah di Indonesia, meliputi Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, hingga Sulawesi Utara.
BACA JUGA: Persiapkan Haji Sejak Dini, KBIHU PCNU Bantul Bimbing Calon Jemaah
Ajang Indonesia Horse Racing King's Cup Series Piala Paku Alam 2026 Carnival Race menjadi momentum penting dalam pembinaan, pelestarian, dan pengembangan olahraga pacuan kuda nasional. Selain meningkatkan kualitas kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan industri olahraga berkuda di Indonesia. (*)
