Cinta Ditolak, Murid SMA Tikam Bu Guru

share on:
Akibat dibutakan oleh cinta, pelaku CB nekat menikam gurunya, Wening Pamuji (kanan) || YP/Ilustrasi

Yogyapos.com (BANTUL) - Gara-gara cinta ditolak, oknum pelajar SMA di wilayah Lendah Kulonprogo, CB (16) nekat menusuk gurunya, Wening Pamuji (34) pada Rabu (20/11) malam sekitar pukul 22.00. Kejadian ini pun bikin geger warga dusun Sambeng Srandakan Bantul.

Kapolsek Srandakan Kompol Muryanto kepada yogyapos.com, Kamis (21/11) membenarkan kejadian penikaman tersebut. Untuk pendalaman kasus, pelaku telah diamankan di Mapolesek Srandakan.

“Pelaku adalah pelajar di SMAN 1 Lendah Kulonprogo. Sedangkan korban berprofesi sebagai guru honorer di SMAN 1 Lendah dan SMKN 1 Sewon. Dugaan awal, pelaku nekat melancarkan aksinya lantaran sakit hati, cintanya ditolak oleh korban,” kata Kompol Muryanto.

Selain mengamankan pelaku CB, petugas juga telah menyita pisau yang digunakan pelaku, serta seprei milik korban yang berlumuran darah sebagai barang bukti. “Pelaku kami sangkakan dengan Pasal 351 KUHP tentang percobaan pembunuhan atau penganiayaan, dengan jeratan hukuman maksimal 5 tahun penjara. Karena pelaku masih dikategorikan dibawah umur, kami akan menempuh peradilan anak. Yang jelas pelaku kami proses sesuai hukum yang berlaku,” imbuh Kapolsek.

Aksi yang dilakukan pelaku terbilang nekat, lantaran mendatangi rumah korban di Srandakan seorang diri pada malam hari. Berbekal pisau yang telah disiapkan, pelaku lantas masuk rumah korban melalui dapur dan menuju kamar korban. Tanpa banyak bicara, CB pun menikamkan pisaunya ke korban yang sedang tidur lelap. Sontak, korban berteriak keras. Sedangkan pelaku kabur melarikan diri.

Mendengar teriakan keras dari Wening, kakak ipar korban, Gufron yang kebetulan melintas bergegas menuju kamar korban dan mendobraknya. Gufron pun kaget mendapati adik iparnya telah bersimbah darah. “Saya pun segera minta bantuan ke warga untuk mengevakuasi korban. Saat itu dirumah hanya ada bapak dan Wening. Sementara suami Wening lagi ada pengajian di masjid. Kebetulan saya melintas dan mendengar teriakan Wening. Waktu itu darah sudah dimana-mana. Dari keterangan pihak RSUP dr Sardjito, korban mengalami pendarahan yang cukup hebat, karena tikaman pisau mengenai ulu hati. Dan segera dilakuan operasi,” ungkap Gufron.

CB mengaku suka dan naksir dengan bu guru Wening sejak lama. “Iya, saya suka dengan Bu Wening. Orangnya ramah dan perhatian dengan murid. Namun saya sakit hati. Beberapa kali menyatakan cinta kepadanya, selalu saja ditolak. Saya pun jengkel dan nekat berbuat ini,” kata pelaku CB. (Dol)

 


share on: