Camat Bener Purworejo: Jadikan BPD Lembaga Bermartabat dan Berwibawa

share on:
Camat Bener Kabupaten Purworejo, Agus Widiyanto, SIP MSi saat mengukuhkan berdirinya Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (FK BPD) Kecamatan Bener, Purworejo || YP-Wahjudi Djaja

Yogyapos.com (PURWOREJO) - Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dibentuk berdasarkan amanah UU Nomor 6 Tahun 2014 diharapkan mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya sehingga jalannya pemerintahan dan pembangunan bisa efektif. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat juga bisa ditingkatkan.

Demikian disampaikan Camat Bener Kabupaten Purworejo, Agus Widiyanto, SIP MSi saat mengukuhkan berdirinya Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (FK BPD) Kecamatan Bener, Purworejo, Selasa (12/10/2021). Setelah pengukuhan dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Lembaga BPD se-Kecamatan Bener.

Lebih jauh ditandaskan, tujuan didirikannya Forkom antara lain untuk menjadikan BPD sebagai lembaga yang bermartabat dan berwibawa. "Dengan menjalankan Tupoksi-nya, FK BPD akan menjadi mitra pemerintah desa dalam menjalankan fungsi pemerintahan dan pembangunan di desa untuk mensejahterakan masyarakat,” harapnya.

FK BPD Kabupaten Purworejo dibentuk pada tanggal 20 Juni 2021 di Gedung Persada Desa Wirun Kecamatan Kutoarjo.  “Sampai saat ini ada 15 kecamatan yang sudah terbentuk FK BPD Kecamatan. Dan kita sudah melakukan Bimtek di 13 kecamatan. Programnya antara lain mengadakan Bimtek Mandiri untuk BPD se-Kabupaten Purworejo,” kata Ketua Umum FK BPD Kabupaten Purworejo, Kus Pradyanto SSos.

FK BPD, jelasnya, akan mendampingi teman-teman BPD di Kabupaten Purworejo dalam menjalankan tugas dan fungsinya serta mengawal yang menjadi hak-hak BPD sesuai Perda Kab Purworejo Nomor 7 Tahun 2016 tentang BPD dan Perbup Nomor 32 Tahun 2018 tentang BPD.

Badan Permusyawaratan Desa dibentuk dengan mengacu Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. BPD adalah lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis. Menurut Permendagri Nomor 110 Tahun 2016, Badan Permusyawaratan Desa mempunyai fungsi, membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa, dan melakukan pengawasan kinerja kepala desa.

Dengan fungsi yang sedemikian penting itu, kata Ketua 1 FK BPD Kabupaten Purworejo Alip Joyo Purnomo, maka peranan BPD penyelenggaraan pemerintahan desa harus lebih ditingkatkan. "Salah satu alasannya adalah untuk mencegah adanya penyelewengan penggunaan dana desa," tandasnya.

Hadir dalam pengukuhan itu para Ketua BPD se-Kecamatan Benar dan pengurus FK BPD Kabupaten Purworejo. Selepas pengukuhan dilanjutkan ramah tamah dengan tetap mempertimbangkan protokol kesehatan. (Iud)

 


share on: