Bupati Sleman Kukuhkan Pengurus BPPS Periode 2020-2024

share on:
Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSi saat mengukuhkan pengurus BPPS periode 2020-2024 di Pendopo Rumah Dinas || YP-Dok Dispar Slem

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh pada dunia pariwisata di Kabupaten Sleman. Kondisi ini berdampak pada sektor jasa dan perdagangan yang berafiliasi pada sektor pariwisata. Sampai akhir Agustus 2020 capaian yang diperoleh destinasi wisata adalah 1.650.000. Dibandingkan pada periode yang sama tahun 2019, sampai di angka 6.350.000, tentu merupakan penurunan. Ini tantangan pengurus BPPS yang baru. Sehingga perlu terobosan-terobosan agar pariwisata Sleman segera bangkit seperti tahun sebelumnya.

Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSi mengatakan hal itu saat mengukuhkan jajaran pengurus Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) periode 2020-2024 di pendopo rumah dinas Bupati Sleman, (Selasa, 1/9/2020). Pengukuhan didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Sleman Nomor 62/Kep.KDH/A/2020 tentang Keanggotaan Unsur Penentu Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Sleman. Tugas BPPS antara lain menyusun program dan kegiatan promosi pariwisata, melaksanakan koordinasi dengan pemangku kepentingan, melaksanakan promosi pariwisata dan menetapkan kebijakan BPPS.

Lebih jauh disampaikan, BPPS harus aktif melakukan promosi dan menyampaikan sosialisasi bahwa destinasi wisata Sleman sudah siap menerima kunjungan wisata. “Kami harap objek wisata segera mempersiapkan diri sesuai protokol kesehatan yang sudah disepakati sebagaimana simulasi yang sudah kita lakukan. Prinsipnya, silakan berkunjung ke Sleman tetapi patuhi protokol yang sudah disiapkan para pengelola destinasi wisata. Kita berharap hal ini bisa segera mengejar target kunjungan,” pesan Bupati Sleman.

Sementara itu dalam laporannya, Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Dra Hj Sudarningsih MSi, menyampaikan bahwa seleksi dilaksanakan antara 27-28 Juli 2020. Panitia seleksi terdiri atas Dr Ike Janita Dewi SE MBA PhD (Tenaga Ahli Universita Sanata Dharma), dan Sudiyanto SPd SE (Ketua Asita DIY) serta dari Dinpar Sleman. Peserta seleksi terdiri atas 22 orang. Pansel memilih 9 anggota BPPS periode 2020-2024, yakni Eko Priyanto AMd (PHRI), Agung Tri Sasongko SE MPar (PHRI), Fachri Herkusuma SIP (Asita), Andreas Perdana Putra SH (Asita), Moris Tumpal Situmorang ST (PPJI), Donny Rahmat SSos (PWI), Drs M Iqbal Yusron MM (HPI), Larissa Rahadiyanti ST (PT Angkasa Pura I), dan Wahjudi Djaja SS MPd (Stiepar API).

Dalam ramah tamah antara pengurus BPPS yang baru dengan jajaran Dinpar Sleman, disampaikan bahwa mulai September 2020 desa wisata di Sleman diharapkan sudah bisa menerima kunjungan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kami berharap agar paket-paket keluarga sudah bisa dijual dan bukan mass tourism. Sebetulnya kami merencanakan 150 agenda selama 2020, tetapi berantakan karena pandemi Covid-19. Ada juga unggulan yang diharapkan tetap disuport BPPS, seperti Sleman Temple Run atau Tour de Prambanan yang tetap potensial untuk digelar,” ujar Sudarningsih.

Hadir dalam pengukuhan itu selain jajaran OPD Kabupaten Sleman juga pengurus BPPS periode 2016-2020, dan perwakilan asosiasi pariwisata. Pengukuhan juga ditandai penyerahan kenang-kenangan dari Bupati Sleman kepada pengurus BPPS lama yang diketuai Guntur Eka Prasetya. (Iud)

 


share on: