Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Hj Kustini Sri Purnomo berharap pasca pandemi Covid-19 kondisi perekonomian, kesehatan, pariwisata serta seluruh aspek kehidupan masyarakat kian membaik.
Harapan tersebut disampaikan Bupati dalam jumpa pers evaluasi Libur Lebaran dan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-106 Kabupaten Sleman, Kamis (12/5/2022).
“Melalui peringatan hari jadi Kabupaten Sleman ini, saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama bergotong royong menjaga stabilitas guna mewujudkan cita-cita Sleman sebagai Rumah Bersama,” harap Kustini didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.
Lebih lanjut Kustini mengungkapkan, kegiatan rangkaian Hari Jadi ke-106 Kabupaten Sleman, diantaranya bakti sosial pemulihan kondisi masyarakat pasca pandemi dengan pemberian santunan bagi anak 340 anak yatim piatu dan tali asih 2.915 Rois di 17 Kapanewon, doa bersama malam tirakatan serta sidang Paripurna di ruang DPRD Sleman.
Selain itu diselenggarakan pula Kirab Bedol Projo yang menggambarkan perpindahan pusat Pemerintah Kabupaten Sleman dari Ambarukmo menuju komplek Kabupaten Sleman, serta upacara di Lapangan Pemda Sleman pada Minggu 15 Mei 2022.
Kegiatan Peringatan Hari Jadi ke 106 Kabupaten Sleman ini tidak hanya dilaksanakan oleh Pemkab. Tetapi juga melibatkan partisipasi komponen masyarakat, diantaranya organisasi Ikatan Dokter Indoesia (IDI) dengan menyelenggarakan donor darah, pada Jumat (20/5/2022) dan sunatan massal gratis bagi masyrakat yang akan digelar di RSUD Sleman, Minggu (29/5/2022).
“Ada juga kegiatan terkait pelestarian budaya dan tradisi, lomba olah raga tradisional,” jelas Kustini.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menginformasikan, kasus Covid-19 pada 29 April-9 Mei 2022 yang positif bertambah 29. Total kasus sembuh bertambah 46. Sedangkan total kasus meninggal 1 (komorbid enchepalitis dan sudah vaksin dua kali).
“Untuk status PPKM Sleman sudah level 2. Saya berharap agar masyarakat terus disiplin menerapkan prokes hingga nanti Sleman dapat keluar dari pandemi Covid-19 menjadi endemi,” harap Danang. (Agn)
