Bupati Bantul: Menang Jangan Ngasorake, Kalah Legawa

share on:
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih beserta istri Emy Masruroh SPd menggunakan hak suaranya pada di TPS Nomor 6, Dusun Singosaren Kalurahan Wukirsari Kapanewon Imogiri Bantul, Rabu (14/2/2024) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih beserta istri Emy Masruroh SPd mengaku merasa lega dan bersyukur telah menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi Pemilu 2024.

Hal itu diungkapkan seusai keduanya menggunakan hak suaranya pada di TPS Nomor 6, Dusun Singosaren Kalurahan Wukirsari Kapanewon Imogiri Bantul, Rabu (14/2/2024) pukul.09.20 WIB.

BACA JUGA: Cawapres Mahfud MD Segera ke Jakarta Usai Mencoblos di TPS 106 Sambilegi Lor

“Pertama, saya merasa senang dapat kesempatan untuk menggunakan hak pilih. Kedua sumbangan suara saya dan istri semoga dapat manfaat kepada nusa, bangasa, negara dan masyarakat di masa depan lima tahun mendatang,” kata Halim.

Halim yang juga menjadi Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bantul, menambahkan pihaknya melihat dan merasa bahwa peran KPPS maupun semua pihak yang berkompenten untuk kesuksesan pemilu bekerja dengan penuh semangat. Bahkan hal itu nampak pada saat Formompimda Bantul uji petik Pemilu di Bantul pada Selasa (13/2).

Peran pihak keamanan baik yang dari Polri,TNI dan Linmas juga mempunyai sangat nyatad alam mengupayakan kelancaran dan ketertiban pemungutan suara.

BACA JUGA: Keringat, Darah dan Airmata: Menatap Hari-hari Kedepan

“Kami berharap pemilu 2024 hingga akhir nanti berlangsung lancar dan kondusif,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan dalam kontestasi Pemilu 2024 tentu ada pihak yang menang dan ada yang kalah. Namun hasil pemilu nantinya harus diterima dengan lapang dada.

“Yang menang jangan sombong dan ngsaorake pihak lawan. Sedangkan yang kalah harus menerima kekalahannya. Jangan sampai terjadi tidak mau menerima kekalahan dalam hasil perolehan suara,” tandasnya.

Menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sangat penting. Masyarakat Bantul yang merupakkan bagian dari DIY sangat dan telah lama dikenal sebagai wilayah ayem dan damai. Kelebihan itu harus tetap dijaga dan dipertahankan. (Spd)

 


share on: