Bersama Mitra, LAZISNU DIY Salurkan Santunan kepada 100 Anak Yatim di Pundong

share on:
Pengurus Yatiman PRNU Panjangrejo bersama bersama anak yatim di Masjid Nurul Huda Grudo, Panjangrejo, Pundong, Bantul, Minggu (28/6/2026) || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - LAZISNU PWNU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), LAZISNU Kabupaten Bantul, dan UPZIS PRNU Panjangrejo berkolaborasi menyelenggarakan Pengajian dan Santunan Anak Yatim di Masjid Nurul Huda, Dusun Grudo, Kalurahan Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Minggu (28/6/2026).

BACA JUGA: Korban Pelatihan Calon Manajer KDMP Bertambah, Gus Hilmy: Hentikan Dulu Programnya dan Investigasi

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dihadiri sekitar 250 peserta, terdiri atas 100 anak yatim beserta wali mereka yang berasal dari empat kapanewon di Kabupaten Bantul, yakni Pundong, Jetis, Bambanglipuro, dan Imogiri, serta para tokoh NU, pemerintah kalurahan, dan masyarakat.

BACA JUGA: Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMA Muhi Yogya Resmi Buka MONACO #11 2026

Acara diawali dengan sholat Dhuha berjamaah, dilanjutkan dzikir dan tahlil, kemudian pengajian serta prosesi pentasyarufan santunan kepada anak-anak yatim.

Ketua NU Care LAZISNU DIY, Dinik Fitri Rahajeng Pangestuti berfoto bersama anak yatim || YP-Ist

Ketua LAZISNU Kabupaten Bantul, HA Choiron Marzuqi, menjelaskan bahwa program Senyum Muharam merupakan bentuk nyata kepedulian NU terhadap anak yatim sekaligus momentum memperkuat semangat berbagi pada bulan Muharam.

BACA JUGA: Terkait Penahanan Raudi Akmal, Ini Respon Baharuddin Kamba dari JCW

"Sebanyak 100 anak yatim beserta para walinya kami undang dari empat kapanewon, yaitu Pundong, Jetis, Bambanglipuro, dan Imogiri. Total peserta yang hadir sekitar 250 orang," jelasnya.

BACA JUGA: Kemenhaj Gelar Seleksi Terbuka Jabatan Administrator dan Pengawas

Menurutnya, kolaborasi mulai dari LAZISNU PWNU DIY, LAZISNU Kabupaten Bantul, LAZISNU Kapanewon Pundong, UPZIS PRNU Panjangrejo, hingga Takmir Masjid Nurul Huda menjadi bukti bahwa gerakan sosial NU dapat berjalan optimal melalui kerja sama lintas tingkatan organisasi.

Dalam kegiatan tersebut, setiap anak yatim menerima santunan berupa paket sembako dan bantuan uang tunai yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan Muharam.

BACA JUGA: Gempar! Kejati DIY Geledah Kantor Dinas Koperasi di Jalan HOS Cokroaminoto Yogya

Ketua PCNU Kabupaten Bantul, Prof Dr H Riyanta, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara berbagai unsur Nahdlatul Ulama dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia berharap semangat kolaborasi antarjamiyah NU terus dijaga dan dikembangkan sehingga mampu menghadirkan lebih banyak program sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat.

"Kami berharap kerja sama antarjamiyah NU yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut dan berkembang lebih baik lagi dalam berbagai program sosial kemanusiaan," ujarnya.

BACA JUGA: Menuju HANI 2026, BNNK Sleman Sambangi Panti Asuhan Daarul Ilmi

Sementara itu, Ketua LAZISNU PWNU DIY, Dinik Fitri Rahajeng Pangestuti, S.E., M.Ak., mengatakan bahwa penyelenggaraan Pengajian dan Santunan Anak Yatim merupakan implementasi ajaran Islam yang menekankan pentingnya memuliakan dan menyayangi anak yatim.

BACA JUGA: Menteri Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di Istana St James

"Sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi ajaran Islam untuk menyayangi dan memuliakan anak yatim, kami menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh para penerima dan menjadi penguat semangat berbagi bagi seluruh masyarakat," tuturnya.

BACA JUGA: Pentas Jathilan Karang Taruna Kopen Berdampak Perputaran Ekonomi Padukuhan

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, terutama para sponsor dan donatur, yakni PT Naturindo Fresh, Nasmoco Janti, Sate Pak Pong Jejeran, Bank Syariah BDS (BPR Syariah Bangun Drajat Warga), Beras Ladori, BPR MSA, BCA Syariah, BPR Syariah HIK MCI, Mawaddah Esa Cargo (MEC), Waroeng SS (Spesial Sambal), dan Madina Syariah.

Bendahara PWNU DIY, H Sony Amir Solikhuddin SAg, menilai kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa gerakan sosial Nahdlatul Ulama lahir dari semangat gotong royong. Menurutnya, keberhasilan program Senyum Muharam tidak lepas dari sinergi pengurus NU di berbagai tingkatan, para penyelenggara, donatur, sponsor, serta masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap anak yatim.

BACA JUGA: Pelajaran Keamanan Pangan dari Sebuah Perjalanan Wisata

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur NU Care-LAZISNU DIY Edo Segara Gustanto SE ME, Ketua Tanfidziyah MWCNU Pundong Kiai Warsono dan H Mustafied Amna MH, para Ketua UPZISNU se-Kapanewon Pundong, Imogiri, Jetis, dan Bambanglipuro, Rais Syuriah PRNU Panjangrejo Nurdin Hadi Mustofa, Ketua Tanfidziyah PRNU Panjangrejo Fauzan Luthfiyanto, Lurah Panjangrejo Mudiyana, Dukuh Grudo Sukirdal, serta jajaran Pengurus Yatiman PRNU Panjangrejo. (Markaban Anwar)

 


share on: