Bukit Ngisis Kulonprogo Sediakan Camping Ground Favorit

share on:
Lanskap Bukit Ngisis yang mempesona || YP-Ratu Rifat Dhea Syafira

Yogyapos.com (KULONPROGO) - Bukit Ngisis yang berada dititik nol, tepatnya di Kebun Teh Nglinggo, Samigaluh Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyimpan keindahan pemandangan nan mempesona. Terletak pada ketinggian 900 meter di atas permukan laut (mdpl), wisatawan dimanjakan dengan pemandangan yang menawan, dapat menikmati matahari terbit atau tenggelam di ufuk barat semabari menyeruput teh atau kopi berikut cemilan ketela goreng khas.

Cukup dengan harga tiket yang dibrandol sebesar Rp 3 ribu dan membayar parkir Rp 2.000 hingga Rp 5.000, pengunjung dapat menikmati pemandangan yang berbeda dari tempat lain. Saat langit sedang cerah, wisatawan dapat melihat Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing dan Sindoro. Beserta gunung-gunung kecil di sekitarnya. Tentunya spot-spot foto instagramble banget, sayang untuk dilewati.

Menurut Bajil, salah satu pengelola bukit Ngisis, pada masa pandemi Covid–19 seperti saat ini pihaknya menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Khusus bagi pengunjung yang melakukan camping di buki Ngisis ini wajib melakukan rapid terlebih dahulu.

“Kami menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat bagi pengunjung. Dengan mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak menjadi keharusan yang diterapkan untuk pengunjung disini,” terangnya, Kamis (7/1/2021).

Bajil mengungkapkan, selama ini promosi yang digunakan tidaklah berat, dengan bermodalkan media sosial berupa instagram untuk menarik pengunjung agar datang ke bukit Ngisis. “Media promosinya hanya menggunakan media sosial saja pengunjung yang datang setiap harinya mencapai puluhan,” ucapnya.

Obyek wisata Bukit Ngisis ini sebenarnya sudah dibuka sejak tahun 2015. Namun karena kurang diminati, maka dilakukan renovasi ditempat spot-spot agar pengunjung tidak jenuh dan dibuka lagi pada September 2020.

“Saya rutin melakukan pengecekan semua wahana yang ada di bukit Ngisis ini. Supaya tidak membahayakan pengunjung,” imbuhnya. 

Terkait dengan jumlah pengunjung saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, Bajil mengaku lebih banyak daripada sebelumnya hanya sekitar 10 pengunjung setiap pekannya.

Fandi salah satu wisatawan asal Klaten Jawa Tengah mengaku puas dengan view yang disuguhkan. Harga tiket masuk ekonomis pengunjung dapat menikmati pemandangan  indah dan udara sejuk. “Yang membedakan dari tempat lain dengan bukit Ngisis ini yakni kita dapat melihat view sembilan gunung sekaligus,” tuturnya. 

Bukit Ngisis menyediakan tempat camping ground dan bagi pengunjung yang menginap di homestay aktivitas offroad. Fasilitas di bukit ini diantaranya ada toilet, gazebo yang bisa digunakan pertemuan, dan gardu pandang. Selain itun tempat meneropong candi Borobudur berada 15an kilometer yang dapat dilihat dengan jelas apabila cuaca mendukung. (Ratu Rifat Dhea Syafira)

 

 

 

 


share on: