Bocah 12 Tahun Terluka Parah Akibat Mercon

share on:
Ilustrasi mercon || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Bocah laki-laki berinisial RFA (12) warga Dusun Jetis, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman, menjadi korban ledakan mercon pada Sabtu (15/3/2025).

Akibat musibah ini, korban mengalami luka-luka pada sekujur tubuh dan dilarikan ke rumah sakit. 

BACA JUGA: Korban Tabrak Lari, Pemotor dan Pemboncengnya Dibawa ke Rumah Sakit

“Benar telah terjadi insiden ledakan mercon pada hari Sabtu sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan Sanggrahan, Jetis, Caturharjo korban inisial RFA berumur 12 tahun,” kata Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun kepada yogyapos.com, Minggu (16/3/2025). 

BACA JUGA: Mahasiswa Singapura pun Kepincut Seni Batik, Ini Buktinya

Salamun menjelaskan, sebelum musibah terjadi, bocah SD kelas 4 ini bersama empat temannya berjalan ke Jalan Sanggrahan, Jetis. Diduga berniat membunyikan mercon. Ketika petasan dihidupkan, namun gagal meledak. 

BACA JUGA: Satroni Rumah Gondol Ponsel Dini Hari, Pria Ini Ditangkap di Kricak

“Mercon disulut, namun tidak hidup, lalu salah satu saksi mendekat untuk memastikan,” katanya. 

Merasa penasaran, lantas korban mencoba mendekati mercon yang dikira sudah mati. “Korban mendekati sumber (mercon) namun tiba-tiba meledak dan tidak sempat lari,” jelasnya. 

BACA JUGA: Diduga Tabrak Truk Gandeng dari Belakang, Seorang Pemotor Tewas

Akibatnya, korban menderita luka pada jempol kanan retak dan kuku lepas serta jari telunjuk kanan luka sobek. Tak hanya itu, pada mata sebelah kiri menderita luka di bagian lensanya, serta bibir lebam. 

“Kita sudah menuju ke Rumah Sakit Akademik (RSA) Universitas Gadjah Mada untuk melihat kondisi korban,” ungkapnya. 

BACA JUGA: Apresiasi untuk Driver dan Kru Ambulan, Kiai Zuhdi: Buah Khidmah kepad Masyarakat

Kepolisian megimbau warga tidak membuat atau memainkan petasan, terlebih saat memasuki bulan suci Ramadan. Polisi juga melaksanakan patroli ke lokasi- lokasi yang dimungkinkan untuk menyalakan petasan dengan tindakan persuasif. 

“Imbauan sudah kami sampaikan, melalui berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, juga lembaga-lembaga desa,” imbuhnya. (Opo) 

 

 

 


share on: