Bibit Rustamto Komit 'Dongkrak' UMKM di Bantul

share on:
Bibit Rustamto, Wakil Ketua Fraksi Persatuan Demokrat DPRD Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Wakil Ketua Fraksi Persatuan Demokrat (gabungan Partai Demokrat, PPP, Nasdem dan PBB) DPRD Kabupaten, Bibit Rustamto berkomitmen untuk ‘mendongkrak’ UMKM agar lebih berkembang. Upaya tersebut dilakaukan dengan cara mendorong penguatan skil, permodalan dan pendampingan marketing oleh Pemkab pada tahun 2021.

Menurut hemat dia, pemajuan UMKM sangatlah efektif untuk mengurangi dan menekan angka pengangguran maupun kemiskinan masyarakat. Sehingga perekonomian Bantul semkain baik.

“UMKM harus dimajukan sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Ini sangat efektif dalam jangka pendek maupun panjang,” ucapnya, Kamis (26/11/2020).

Di Bantul, papar dia, banyak terdapat sentra industri UMKM kerjainan. Diantaranya berada di wilayah Kasihan dan Pajangan. Di kasihan sendiri ada yang disebut dengan istilah Kajigelem (Kasongan, Jipangan, Gendeng dan Lemahdadi) yang juga sebagai pusat industri kerajinan, pusat seni budaya dan wisata. Bila dikembangkan sangat menjanjikan untuk kemajuan Bantul.

Selain itu, faktanya bahwa sekitar 40 persen kerajinan di DIY adalah berasal dari Bantul. Bahkan Kecamatan Kasihan dan Sewon sudah memiliki Rencana Detail Tataruang Kecamatan (RDTK) yang mendukung untuk perencanaan pengembangan wilayah kecamatan khususnya dan kabupaten Bantul umumnya.

“Agar harapan itu semua bisa terwujud, maka Pemkab Bantul harus menguatkan anggaran untuk memberikan traning skill, permodalan dan marketing kepada UMKM atau home industri,” jelas Bibit yang juga mantan Lurah Bangunjiwo.

Bibit yang berlatar serta belakang aktif di seni budaya Jawa dan Dewan Koperasi Bantul ini, menyatakan pihaknya sebagai anggota dewan akan mengawal harapan itu sesuai dengan tupoksi (tugas, pokok dan fungsi)-nya. Ini adalah sebagai controling (pengawasan), penganggaran dan perundangan yang mengarah untuk pemberdayaa home industry.

Upaya riilnya bisa dilakukan kolaborasi antara UMKM dengan para pengusaha (investor) dari dalam dan luar Bantul. Jika ini semua terwujud, maka harapannya Bantul merupakan sumber ekonomi bagi masyarakatnya dan luar kabupaten ini. (Supardi)

 


share on: