Bertemu Ganjar Pranowo, PT JJB Komit Ujudkan Good Mining Practice dalam PSN Tol Bawen-Yogya

share on:
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo bertemu dengan pejabat PT JJB || YP-Ist

Yogyapos.com (SEMARANG) - Dalam rangka mewujudkan Good Mining Practice dalam pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) menjelang persiapan konstruksi Jalan Tol Jogja -Bawen, PT Jasamarga Jogja Bawen (PT JJB)  melakukan Koordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di komplek Kantor Gubernur Semarang Jawa Tengah, Kamis (16/12/2021).

Koordinasi ini dilakukan bersamaan dengan Kegiatan Focus Group Discusion (FGD), dihadiri oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi, Para Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan pelaku penambang di wilayah Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut Ganjar Pranowo menyampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan membentuk tim Satgas Puser Bumi yang dipimpin oleh Diskrimsus Polda Jawa Tengah dalam rangka menertibkan para penambang Ilegal yang berdampak merusak lingkungan.

“Pemerintah Jawa Tengah akan mempermudah  proses pengurusan perizinan kepada para penambang Ilegal yang berniat mengajukan, dengan catatan administrasi yang diperlukan dilengkapi terlebih dahulu,” kata Ganjar Pranowo dalam siaran pers yang disampaikan pihak PT JJB, Jumat (17/12).

Selaku Badan Usaha Jalan Tol PT. JJB  melalui Direktur Teknik, Oemi Vierta Moerdika sangat mendukung program yang diluncurkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Oemi menyampaikan bahwa PT JJB sudah menyampaikan surat permohonan rekomendasi daftar lokasi Quarry yang bisa dimanfaatkan untuk Jalan Tol Yogyakarta-Bawen.

“Selanjutnya kami akan petakan mana-mana saja lokasi Quarry yang direkomendasikan oleh Pemerintah Jawa Tengah untuk pembangunan tol Yogyakarta-Bawen,” ungkap Oemi.

Menurut Oemi persiapan konstruksi yang baik perlu mempertimbangkan beberapa aspek, bukan hanya dalam hal perencanaan desain dan biaya saja tapi juga mengantisipasi dampak pembangunan terhadap kerusakan lingkungan. 

“Sehingga sangat penting untuk menyeimbangkan kebutuhan dan ketersediaan material yang digunakan untuk pembangunan tersebut,” ujarnya. (Opo)

 

 

 

 

 


share on: