Yogyapos.com (YOGYA) - Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhi Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Buntara Asmaraloka, di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werda (panti jompo) Pakem, Sleman, Minggu (15/10/2023).
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB. Diikuti oleh sekitar 40 lansia penghuni panti jompo, dihadiri 15 pengurus dan 3 orang guru pembimbing. Buntara Asmaraloka memiliki arti berbagi kasih sayang kepada sesama, merupakan program kerja bakti sosial kemanusiaan IPM SMA Muhi.
BACA JUGA: Di Titik Nol Yogya, Ribuan Massa Kecam Israel dan Desak Pemerintah Dukung Kemerdekaan Palestina
Menurut guru pembimbing IPM Syadah Khusniawati SKomI Msi, bakti sosial antar warga yang dilakukan oleh siswa sekolah ini untuk mewujudkan rasa cinta kasih, rasa saling menolong, rasa saling peduli siswa kepada masyarakat luas yang sedang membutuhkan uluran tangan mereka.
BACA JUGA: Menlu RI: Kekerasan di Palestina Harus Segera Diakhiri
“Kegiatan ini mendidik peserta didik mempunyai nilai saling peduli, mewujudkan rasa bersama, dan saling menolong bagi mereka yang membutuhkan. Peserta bakti sosial akan mendapatkan banyak ilmu pelajaran, terutama pada lingkungan masyarakat. Sebagai manusia memiliki kewajiban untuk membantu orang-orang yang membutuhkan,” jelasnya.
Para pengurus IPM SMA Muhi Yogya dan guru pembimbng || YP-Ist
Kegiatan bakti sosial di fokuskan untuk menghibur penghuni panti jompo Tresna Werda Pakem. Para lansia dihibur dengan membuat sapu tangan batik jenis shibori, suatu teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan ikatan dan celupan untuk menentukan motif pada kain yang populer di Jepang. Proses pembuatannya sama dengan pewarnaan tie dye dengan teknik ikat dan celup.
BACA JUGA: Dosen UNY Ajarkan Permainan Tradisional di Amerika Serikat
Para lansia dengan sabar dibimbing untuk mengikat kain menggunakan karet, mencelupkan kain ke dalam beberapa warna, dan menjemur kain setelah pewarnaan. Ada beberapa motif shibori yang diaplikasikan dalam kegiatan ini. Di antaranya teknik kanoko atau motif lingkaran, itajime atau motif kotak-kotak, dan kumo atau menyerupai jaring laba-laba.
BACA JUGA: Besok di Lapangan Paseban, Polres Bantul Simulasi Sispamkota
Setelah kain batik shibori selesai dijemur, para peserta kemudian diajak foto bersama dengan karya batik yang sudah dibuatnya. Para lansia juga diajak untuk bernyanyi bersama dan menikmati hidangan snack pagi.
Sebelum kegiatan selesai, IPM SMA Muhi menyempatkan diri untuk mengunjungi kamar-kamar tempat para lansia menginap. Beberapa lansia menangis karena dijenguk oleh IPM SMA Muhi. Mereka juga berharap kegiatan ini diadakan kembali pada waktu mendatang. (*)
