Badan Hukum dan Pengamanan Partai Demokrat DIY Siap Memidanakan Pemfitnah

share on:
Tim Badan Hukum dan Pengamanan Partai Demokrat DIY, dari kiri: Gyovani, Nurdin Batubara, Freeda (Sekretaris), Suyanto dan Deddy || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) – Mencermati perkembangan politik di tanah air terkait penolakan UU Cipta Kerja melalui serangkaian unjuk rasa di berbagai daerah khususnya di Yogyakarta, Partai Demokrat DIY bersikap menyiapkan langkah-langkah hukum terhadap siapa pun yang menuduh dan mendiskreditkannya.

Pernyataan tersebut disampaikan tim pengacara dari Badan Hukum dan Pengamanan Partai Demokrat DIY, terdiiri Suyanto Siregar SH, Deddy Sukmadi SH MHum, Nurdin Batubara SH dan Gyovani Sarwolfram SH kepada yogyapos.com, Jumat (16/10/2020).

Suyanto mengungkapkan tingginya tensi politik belakangan ini akibat disahkannya UU Cipta Kerja, telah menimbulkan suatu gerakan national baik dari kalangan mahasiswa, buruh, masyarakat pada umumnya serta partai politik termasuk Partai Demokrat yang selalu bersama rakyat.

Namun, lanjut dia, pada saat bersamaan gerakan massa yang sporadis itu juga telah dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu --secara kelembagaan maupun secara personal-- untuk menyudutkan, memfitnah dengan memutarbalikkan fakta dan bahkan juga memprovokasi secara terang-terangan mupun melalui media sosial khususnya terhadap Partai Demokrat beserta kadernya baik ditingkat pusat maupun di daerah.

“Tentu saja kami mengecam keras atas tuduhan tuduhan baik secara terang terangan maupun melalui media sosial. Kami dari Badan Hukum dan Pengamanan Partai Demorat Daerah Istimewa Yogyakarta mengingatkan akan menindak tegas dan melakukan upaya secara hukum terhadap siapapun yang telah melakukan perbuatan pidana baik secara terang terangan, mendistribusikan, mentransmisikan tuduhan-tuduhan penghinaan, fitnah dan pencemaran nama baik, provokatif yang menyudutkan Partai Demokrat dan kadernya baik ditingkat pusat maupun di daerah,” tegasnya.

Ditambahkan oleh Deddy Sukmadi, pihaknya kini telah menginvetarisir bukti-bukti permulaan adanya serangkaian perbuatan fitnah yang dialamatkan ke Partai Demokrat kader-kadernya di DIY. Semua telah terdokumentasikan sebagai bahan pelaporan ke kepolisian. “Partai Demokrat dan Kader-kadernya bukan pada posisi perusuh. Tapi berada di jalur demokrasi bersama rakyat dalam menyuarakan aspirasi menolak UU Cipta Kerja,” pungkas Deddy. (Met)   

 


share on: