Ayah Bejat, Anak Kandung pun Dicabuli Sejak Sekolah Dasar

share on:
Tersangka mengenakan seragam tahanan orange || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Bagai pagar makan tanaman, pepatah ini agaknya pas dialamatkan pada NY (50) warga Kapanewon Pandak Kabupaten Bantul, yang tega mencabuli anak kandungnya. Akibat ulahnya, bapak bejat ini harus resmi menjadi tersangka dan ditahan di Mapolres Bantul.

“Tersangka ini melakukan perbuatan cabul kepada anak kandungnya Fd (17) karena nafsu. Sudah mengakui perbuatannya, kini ditahan,” kata Kapolres Bantul AKBP Ihsan SIK, Rabu (05/1).

Kepada penyidik, tersangka mengaku sudah tujuh kali melakukan pencabulan korban. Perbuatan tersebut dilakukan sejak korban masih duduk di bangku SD (Tahun 2016). Kemudian berlanjut saat masih kelas 1 SMP (tahun 2017) dan pada tahun 2020 saat korban masih sekolah di sebuah SMK.

Tersangka melakukan pencabulan dengan cara mencium kedua pipi korban, meraba kedua payu dara, hingga ke aksi yang lebih dari itu. Pada 27 Juli 2021 tersangka mengirim pesan WhatsApp yang isinya ‘la pingin je koyo biyen’. Korban menolak. Lalu tersangka membalas ‘rapopo benci yen jalok duit ro aku’. Kemudian korban memblokir kontak WatsApp-nya. 

Korban yang merasa terancam tidak diberi uang bahkan dimarahi, akhirnya memberanikan diri berceritera kepada kakaknya. Cerita yang sama juga disampaikan kepada guru BK-nya melalui WhatsApp pada 30 November 2021. 

Atas pengakuan itulah, korban diantar oleh guru dan sejumlah orang mengadukan ke kepolisian.      

“Untuk melengkapi bukti dan proses hukum selanjutnya, kami akan melakukan visum terhadap korban,” ujar Kapolres.     

Kapolres menyatakan, tersangka diancam Pasal 82 ayat 1 junto 76 E dan ayat 2 UU RI Nomer 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, yang ancaman hukumannya berupa penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun. 

Sementara itu, tersangka pada saat ditanya oleh Kapolres Ihsan dan wartawan, mengakui perbuatan bejadnya. Ia menyatakan menyesal dan meminta korban dan keluarga menjenguknya di Polres Bantul.

Pada kesempatan Sama, Kapolres Bantul AKBP Ihsan juga mengatakan, tersangka juga mengaku dirinya juga telah menghamili adik iparnya hingga beranak dan anak itu kini diadopsi oleh istri tersangka.

Kabar yang bekembang menyebutkan, perbuatan tersangka menghamili adik iparnya juga telah diketahui oleh para tetangganya. Para tetangga juga telah mengultimatum tersangak agar tidak mengulangi perbuatannya. Tetnyata tersangka malah mencabuli anak kandungnya. Maka warga marah dan mendukung jika tersangka dilaporkan dan diproses secara hukum oleh Polisi. (Spd)

 

tonton video berikut ini :

 


share on: