Antisipasi Kelangkaan, Uji Coba Budidaya Cabe Imperial pun Dilakukan

share on:
Rombongan Komisi B DPRD Bantul saat meninjau denplot budidaya cabe di Sanden Bantul, Selasa (11/1) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Kelangkaan dan melambungnya harga cabe mengusik perhatian pemerintah maupun DPRD Bantul. Hal ini terbukti dengan sikap Pemkab melaui Dinas Partanian dan Pangan Bantul melakukan uji coba denplot tanaman cabe jenis imperial di lahan pasir dan sawah, di Sanden, Bantul.

Uji coba dilakukan bekerjasama dengan Forum Komunikasi Petani Ngremboko Lir Sambikolo Bantul, di atas seluas satu hektare menggunakan anggaran dari APBD sebesar Rp 185 juta. 

“Ujicoba tanaman yang kini berumur sekitar satu setengah bulan ini dilakukan untuk memberdayakan petani. Artinya ini dilakukan saat musim hujan dimana waktu sulit untuk bercocok tanam cabe. Petani tidak panen dan tak pinyak stok serta harga cabe mahal,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bantul, Joko Waluyo, saat sidak denplot budidaya cabe di Sanden Bantul, Selasa (11/1).

Langkah kreatif dan option yang ditempuh oleh Pamkab Bantul ini apabila nanti berhasil akan terus dilanjutkan dan dikembangkan di tempat lain. Sehingga diharapkan bisa dilakukan oleh para petani agar mereka bisa berbudidaya di saat musim hujan.

Sementara itu, Ketua Komisi B yang membidangi pertanian, Wildan Nafis, didampingi para anggota Edy Prabowo, Jumirin, Saryanto dan Mahmudin, menyatakan pihaknya ingin mengetahui perkembangan denplot ini. Hasiknya secara umum tanaman bisa tumbuh cukup baik dengan normal. 

“Berdasarkan pengalaman bahwa saat musim hujan  justru para petani tidak panen dan harga cabe mahal dan langka. Maka dengan denplot ini petani supaya bisa berbudidaya saat musim hujan dan memperoleh keuntungan,” kata Wildan. 

Dewan Komisi B mwendukung ujicoba ini. Jika berhasil akan lebih memberikan dorongan agar bisa dikembangkan oleh para petani di berbagai tempat agar mereka bisa beruntung. 

Pada kesemopatan sama,  salah seorang Pengurus Forum Komunikasi Petani Ngremboko Lir Sambikolo Bantul, Abdul Mukhid, mengungkapkan uji coba budidaya tanaman ini di musim hujan sangat sulit dan banyak tantangan. Namun ini diupayakan dengan teliti dan kreatif agar bisa berhasil dengan baik. 

“Ini merupakan obtion Pemkab Bantul dan kami. Maka jika berhasil akan terus dikembangkan agar petani tertolong melalui budidaya cabe saat musim hujan,” ungkap Abdul Mukhid. (Spd)

 


share on: