AKBP Michael Risakotta Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra 2023 di Mapolres Bantul

share on:
Apel Pasukan Operasi Zebra Progo 2023 yang berlangsung di halaman Mapolres Bantul, Senin (4/9/2023) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Polres Bantul menggelar Apel Pasukan Operasi Zebra Progo 2023 yang berlangsung di halaman Mapolres Bantul, Senin (4/9/2023).

Apel gelar pasukan Operasi Zebra Progo 2023 ini dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Michael R Risakotta, diikuti para personel dari unsur TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Kapolres Bantul membacakan amanat Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan, berdasarkan data hasil penegakan hukum lalu lintas Ditlantas Polda DIY selama Januari hingga  Juli tahun 2023, terjadi 164.736 pelanggaran. Sebanyak  25.503 dilakukan tilang dan teguran sebanyak 139.233.

BACA JUGA: Pembantu Rumah Tangga Diduga 'Mengerat' Uang dan Perhiasan Majikan, Begini Akibatnya

“Sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas ada sebanyak 3.862 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 258 orang,” katanya.

Maka, untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap, Polda DIY beserta jajaran dengan didukung instansi terkait lainnya akan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Zebra Progo-2023\.

“Operasi dilaksanakan selama 14 hari, mulai dari 4 hingga 17 September 2023 dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia,” jelasnya.

AKBP Michael R Risakotta usai apel gelar pasukan menjelaskan, setidaknya ada tujuh pelanggaran prioritas menjadi sasaran dalam Operasi Zebra 2023.

“Sasarannya melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan HP saat mengemudi, tidak menggunakan helm SNI, mengemudikan kendaraan tanpa sabuk pengaman, melebihi batas kecepatan, serta berkendara di bawah umur, tidak memiliki SIM,” terangnya. 

BACA JUGA: Bambang Suryo Wibowo Jabat Direktur PT BPR Bantul, Ini Harapan Bupati

Tentang konsep pelaksanaannya, kata Michael, adalah dengan mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, dan didukung pola gakkum secara elektronik dan teguran simpatik. Untuk itu, para pengendara diingatkan agar melengkapi surat-surat kendaraannya dan  mematuhi aturan lalu lintas yang sudah ditetapkan.

“Operasi Zebra 2023 ini dilakukan guna menciptakan suasana keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif menuju Pemilu Damai 2024,” tandasnya.

Selain itu, operasi ini juga bertujuan meningkatkan budaya tertib berlalu lintas masyarakat Indonesia.

Menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, dan jumlah fatalitas korban kecelakaan. (Spd)

 


share on: