Ada Togel di Imogiri, Tiga Pengepulnya Ditangkap Polisi

share on:
Tiga pengepul judi togel digelandang polisi || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) – Praktik judi togel masih marak di wilayah DIY, bahkan menyusup ke wilayah pedesaan. Hal ini seperti diungkap petugas Polsek Imogiri yang berhasil menangkap tiga pengepulnya, masing-masing EK (41), WS (66) dan S (25) ketiganya warga di dusun berbeda di Kapanewon Imogiri.

Kapolsek Imogiri Kompol Suharno MKom menyatakan, pengungkapan kasus tersebut setelah anggota melakukan penyelidikan seksama menyusul laporan masyarakat. Petugas kemudian menyaru sebagai pembeli untuk memastikannya, berlanjut dengan penangkapan terhadap EK di Garjoyo, Imogiri, pada Sabtu 28 Januari 2023.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-permohonan-praperadilan-owner-palm-karaoke-dikabulkan-penyidikan-wajib-dihentikan-9575

“EK kami tangkap setelah dilakukan penggeledahan di rumahnya. Dalam penggeledahan itu berhasil diamankan barang bukti uang tunai Rp 548.000, 1 buku tulis berisi catatan rekapa pembeli nomor togel, 1 unit ponsel Nokia warna hitam, dua lembar rekapan nomor-nomor yang pernah keluar dan satu set kertas sigaret yang disediakan untuk menulis angka yang dibeli,” terang Kompol Suharno didampingi Kanit Reskrim Iptu Suyanto dan Kabag Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jefry, Rabu (1/2/2023).

Kapolsek Imogiri Kompol Suharno MKom (tengah) menunjukkan barang bukti judi togel || YP-Supardi

Di hari yang sama juga dilakukan penangkapan terhadap pengepul lainnya, yakni WS (66) berikut pengamanan barang bukti uang Rp 1.087.00, daftar rekap dan kertas sigaret bukti pemesanan nomor togel.

Sedangkan pelaku lain, S (25) ditangkap di hari yang sama pula di Karangtalun Imogiri. Dari pelaku ini berhasil diamankan uang tunai Rp 269.000, 1 unit ponsel Redmi 9 pro warna blue berikut sim card TRI nomor 08958066xxxx, beberapa lembar kertas rekapan keluaran nomor, dan dua  buku tulis untuk rekap.

BACA JUGA:  https://yogyapos.com/berita-ke-yogya-ibu-negara-tak-lupa-tinjau-kampung-bakpia-9587

“Ketiga pelaku kini resmi sebagai tersangka, dikenai pasal 303 KUHP. Mereka kami tahan dan masih menjalani pemeriksaan intensif,” tegas Kapolsek.

Hasil pemeriksaan sementara, para tersangka mengaku sudah beroperasi sebagai pengepul togel sejak sekitar 6 bulan yang lalu dan beromzet antara Rp 1-2 juta setiap hari. Dari omzet tersebut mereka memeroleh bagian 25 persen atau rata-rata sekitar Rp 250.000 setiap hari. (Spd)

 


share on: