Abdul Halim Presentasi Industri Kreatif Bantul di ICCN

share on:
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat tampil di forum ICCN || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - H Abdul Halim Muslih merupakan salah satu dari beberapa kepala daerah yang berkesempatan memaparkan potensi industri kreatif daerahnya dalam Rakornas Indonesian Creative Cities Network (ICCN) 2022 di I-News Tower, Jakarta Pusat.

H Abdul Halim Muslih menyatakan, dalam kesempatan tersebut memaparkan besarnya potensi industri kreatif di Bantul. “Bantul merupakan kabupaten yang sejak dahulu telah memiliki budaya kreatif. Berbagai jenis hasil industri kreatif dengan berbagai bahan baku ada di Bantul,” katanya, Kamis (29/9/2022).

Dikatakan, industri kreatif sebagai salah satu pontensi lokal akan terus didukung untuk berkembang. Hal ini sesuai dengan pendayagunaan misi pemerintah Bantul saat ini yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakatnya.

Abdul Halim Muslih (kedua dari kiri) || YP-Ist

Berdasarkan data yang dipaparkan Abdul Halim, Bantul merupakan kabupaten penyangga ekspor DIY. Ada 70 persen ekspor industri kreatif, khususnya kerajinan DIY berasal dari Bantul dengan nilai ekspor Rp 2.3 triliun, maka tidak ada keraguan lagi bagi Bantul untuk mendorong perkembangan ekosistem industri kreatif Bantul sebagai salah satu program strategi.

“Para peserta rakernas dari berbagai daerah di Indonesia untuk berkolaborasi utamanya dalam penyediaan bahan baku industri kreatif di Bantul. Bantul ini sangat lengkap industri kreatifnya dengan berbagai bahan baku namun tidak memiliki sumber daya bahan baku, maka pada kesempatan ini saya mengundang bapak ibu dari berbagai daerah untuk datang ke Bantul untuk berkolaborasi bersama,” jelas Abdul Halim.

Diakhir kesempatan Abdul Halim menyerahkan cinderamata hasil industri kreatif Bantul, berupa tempat minum atau tumbler yang terbuat dari bambu yang diserahkan kepada pimpinan daerah dan kepada Wishutama selaku Komisaris Utama Telkomsel yang turut hadir dalam kesempatan tersebut.

“Ini produk wadah minum yang menarik kita akan bawa ke rangkaian acara G-20,” kata mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut. (Spd)

 


share on: