75 Kalurahan di Bantul Diarahkan Punya BUMkal Pengelolaan Sampah

share on:
Bupati Abdul Halim Muslih saat memberikan pengarahan pengadaan BUMkal untuk setiap kalurahan || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Semua Pemerintah Kalurahan di Bantul yang jumlahnya mencapai 75 diarahkan mempunyai Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMkal) yang mampu mengelola dan mengolah sampah guna memberikan keuntungan bagi pemerintah dan masyarakat sebagai solusi pengadaan anggaran desa. 

“BUMkal ini tujuannya banyak, diantaranya jika ada kebijakan pengurangan dan pengetatan Dana Desa (Kalurahan), maka Pemerintah Kalurahan mempunyai pendapatan untuk APBkal. Ini suatu langkah inovatif,” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk KB dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPPKBPMD) Kabupaten Bantul yang juga selaku Ketua Penyelanggara Launching Bantul Bersama Bersih Sampah  2025, Sri Nuryanti, di Banguntapan Bantul, Selasa (12/9).

Menurut dia, BUMkal merupakan suatu usaha untuk mengembangkan ekonomi kalurahan melalui pengembangan BUMkal untuk kesejahteraan masyatakat. Bentuk fisik yang bisa diciptakan adalah BUMkal yang mengelola sampah. Membuat dan memfungsikan bank sampah dan pemilahan serta pemanfatan sampah. 

Maka unuk membuka dan menambah wawasan tentang tata kelola sampah, dalam kesempatan ini juga akan dilakukan pemanfaatan dan tata kelola sampah (industri daur ulang sampah plastik) oleh Roy Candra dari Gowosari Traning Center. 

Sementara itu Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih, mengatakan pihaknya mempunyai obsesi bahwa Bantul bisa maju melalui optimalisasi pengolahan potensi desa dan bukan menekankan pada OPD. 

“Wacananya dan konsepnya jika setiap kalurahan maju maka Kapanewon akan maju. Jika kapanewon baik kabupaten juga baik. Ini harus kita raih bersama sama,” tandasnya. 

Sampah, selama ini merupakan momok, namun diharapkan bisa dijadikan peluang untuk kesejahteraan. (Spd)


share on: