7 Anggota Genk Motor Diringkus, Diduga Lakukan Perusakan Rumah di Dua Lokasi

share on:
6 dari 7 anggota Genk Vascal tersangka perusakan rumah yang berhasil ditangkap aparat Polsek Sleman || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Tujuh anggota sebuah genk motor, satu diantaranya anak-anak, yang diduga kuat melakukan perusakan rumah milik Ny Septi Nurawati (40) di Dusun Medari Cilik, RT 1 RW 17, Kalurahan Caturharjo, Sleman, berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Ketujuh tersangka yang diamankan antara lain inisial AM (24), I K (22), RA (20) ketiganya warga Gamping, EF (17) warga Tirtoadi merupakan pelaku anak, A K (18) warga Banguntapan, AA (19) penduduk Brontokusuman dan FS (22) warga Trihanggo, Gamping.

Kapolsek Sleman Kompol Supardi SH MH mengatakan, selain mengamankan para tersangka yang merupakan anggota genk motor Vascal, penyidik juga telah berhasil mengumpulkan barang bukti, diantaranya 4 unit sepeda motor, 1 sabuk, 1 potongan besi, 1 potongan bambu dan 5 batu.

“Mereka ditahan untuk penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Polsek Sleman, Iptu Eko Haryanto, Kamis (30/9/2021).

Kronologi kejadian pada Minggu 26 September 2021 pukul 05.15 WIB, gerombolan tersangka mengendarai 10 unit sepeda motor mendatangi rumah korban kemudian beberapa orang membuka pagar dan melempari rumah korban dengan pot, batu, besi dan potongan bambu.

Atas kejadian ini, rumah korban mengalami kerusakan pada jendela, pintu dan genteng rumah korban serta terdapat korban mengalami luka-luka karena lemparan batu. Atas kejadian yang mengejutkan dan mengundang perhatian warga tersebut korban melaporkan ke Mapolsek Sleman.

Dari hasil pemeriksaan bahwa para pelaku tercatat sebagai anggota genk motor Vascal dari sebuah sekolah negeri di Yogya. Selain merusak di wilayah Polsek Sleman sebelumnya para pelaku juga merusak sebuah rumah di wilayah Mlati dan rumah yang dirusak tersebut sering dibuat mangkal genk motor Respect yang diketahui merupakan genk sebuah sekolah swasta di wilayah Yogya.

“Para tersangka ditangkap, usai dilakukan pemeriksaan terhadap korban dan para saksi, termasuk mempelajari rekaman CCTV selanjutnya unit Reskrim polsek Sleman melakukan penyelidikan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap para pelaku di wilayah Gamping, Banguntapan dan Mergangsan Yogyakarta,” terang Kapolsek.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP ancaman hukumannya maksimal penjara 5 tahun dan Pasal 406 KUHP Jo Pasal 56 KUHP ancaman hukumannya maksimal hukuman 2,8 tahun penjara. (Opo)

 


share on: